Soal Reklamasi, Perusahaan Tambang Benar-benar Tak Patuh

Suarakendari.com-Kondisi lingkungan di areal tambang paska penghentian operasi pertambangan tanggal 12 Januari 2013 lalu benar-benar memprihatinkan.
Dinas Pertambangan Sultra mencatat sebanyak 56 perusahaan pemegang Izin Usaha pertambangan(IUP) sama sekali tidak melakukan reklamasi.
Kepala seksi pertambangan dinas Energi dan Sumber Daya Mineral ( ESDM) Kamrullah menjelaskan temuan itu mereka dapat setelah melakukan pengawasan disejumlah lokasi pertambangan di wilayah Sultra.
“Harusnya para pemegang IUP melakukan program reklamasi sesuai undang-undang no.32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan peraturan presiden no 78 tahun 2010 tentang reklamasi paska kegiatan pertambangan ” terangnya.
Berdasarkan aturan itu pemegang IUP yang sudah melakukan eksplorasi dan eksploitasi diwajibkan untuk melakukan reklamasi berupa penutupan lubang dan revegetasi terhadap lingkungan.
Meskipun sebagian besar pemegang IUP tidak melakukan reklamasi, namun masih terdapat 2 perusahaan yang tetap menjalankan kewajibannya melakukan reklamasi yakni PT Aneka tambang (antam) dan PT Putra Mekongga.
Kamarullah menambahkan perusahaan yang tidak melakukan reklamasi berdasarkan UU no 32 tahun 2009 akan dikenakan sanksi Hukuman pidana 3-10 tahun penjara dan denda Hingga Rp. 10 Milyar .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *