Connect with us

Siswa SMA Rumbia Kesurupan Massal

Uncategorized

Siswa SMA Rumbia Kesurupan Massal

BOMBANA, SUARAKENDARI.COM- Siswa SMA 1 Rumbia Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara diresahkan gejalah aneh yang terjadi di lingkungan sekolah dalam dua pekan terakhir.

Hampir tiap hari, siswanya mengalami kesurupan secara berjamaah (masal).
Akibatnya sejumlah siswa merasa ketakutan dan proses balajar-mengajar jadi tergangu.

“Biasanya dimulai satu orang yang kena kesurupan. Lalu ia berteriak-teriak, tak lama kemudian di sahuti oleh siswa lainya ikut kerasukan. Tadi pagi saja, ada tujuh orang yang kena kerasukan itu,” pungkas Anang Fatoni ketua OSIS SMA 1 Rumbia, Senin (15/9) di sekolahnya

Gejala itu, kata Anang sudah dua pekan terakhir ini menimpa para siswa secara bergantian. Tercatat sekitar 85 siswa pernah kerasukan namun anehnya, rata-rata menyerang pelajar perempuan.

“Kami juga bingung dengan kejadian rutin ini. Banyak teman-teman mulai takut sebab kejadian tak pandang waktu. Biasanya menyerang saat apel pagi dan saat proses belajar-mengajar sementara berjalan,” tutur Anang.

Atas kejadian itu, tiap harinya siswa selalu dilarikan di mesjid lingkungan sekolah. “Kalau ada yang kena kerasukan, secara bersamaan digotong ke mesjid. Disitu baru dirukiah oleh imam mesjid dan dibantu oleh beberapa guru kami. Kadang ada siswa cepat sadar, namun ada pula hingga 5 jam baru dia sadar,” tambahnya

Belum ditahu persis penyebab munculnya kesurupan secara rutinitas itu, namun cerita yang berkembang ditataran siswa, kejadian muncul pasca meninggalnya seorang pelajar disekolah tersebut.

“Kejadiannya meninggalnya teman kami itu sebenarnya sudah lama, sekitar dua bulan lalu. Waktu itu ketika apel pagi. Tiba-tiba dia terbanting hingga kepalanya membentur batu kerikil. Sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun ia meninggal sebelum di rujuk ke rumah sakit kendari,” ujar Hasnidar siswa lainnya.

Sementara itu Anisa Mutmainah, pelajar yang pernah kesurupan menceritakan mulanya sekujur tubuhnya dirasuki hawa dingin dan lemas. ” Saat itu, Sekujur tubuh saya tiba-tiba terasa dingin dan lemas sekali. Disaat itulah, saya mulai tidak sadarkan diri. Kata teman-teman, saya teriak-teriak tapi saat itu, saya tidak sadar,” jelasnya. (DAR)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top