Connect with us

Serikat Buruh Kecewa Dewan Tidak Hadir Hearing

Metro

Serikat Buruh Kecewa Dewan Tidak Hadir Hearing

KENDARI, SUARAKENDARI.Com- Serikat Buruh Konstruksi Bangunan yang diagendakan melakukan dengar pendapat atau hearing di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra) merasa kecewa dengan apa yang dilakukan oleh dewan.

Pasalnya, hari itu, Kamis (13/2/2014) tidak seorang pun anggota dewan yang hadir, hanya pihak kasubag sekretariat saja yang hadir di tempat tersebut serta Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sultra, Armunanto.

Ketua Serikat Buruh Konstruksi Bangunan Sultra, Halimin, mengatakan bahwa pihaknya merasa sangat kecewa dengan apa yang dilakukan oleh anggota dewan, padahal dengar pendapat yang telah diagendakan tersebut akan membahas terkait nasib buruh yang selama ini tidak jelas.

“Ada apa sebenarnya ini kami sebagai masyarakat merasa sangat kecewa, kami ini membawa aspirasi datang kesini, tapi apa yang dilakukan oleh anggota dewan, bukan lagi memperhatikan nasib masyarakat melainkan berlomba-lomba untuk turun mencari suara,” katanya.

Pihaknya memang merasa kecewa dengan apa yang dilakukan oleh anggota dewan, apalagi hanya dengan alasan mari berada di lapangan, padahal jadwal reses bagi anggota dewan sudah berakhir sampai tanggal 12 Februari.

“Tidak usah membohongi kami, kami juga tahu jadwal resesnya itu hanya sampai tanggal 12 kemarin, artinya hari ini sudah harus ada perwakilan dari dewan yang menemui kami,” tukasnya.

Hal senada juga dikatakan Halini, ia menilai bahwa anggota dewan saat ini tidak konsen lagi memperjuangkan apa yang seharusnya didapatkan oleh masyarakat, malah sibuk dengan urusannya masing-masing.

“Kalau tidak mau urus masyarakat, tidak usah jadi anggota dewan, namanya saja memperjuangkan kepentingan masyarakat padahal faktanya tidak seperti itu,” cetusnya.

Kasubag Persidangan, Protokoler dan Humas Sekretariat DPRD Sultra, Hajra, mengatakan permohonan maaf sebesar-besarnya atas apa yang terjadi hari itu, namun semua itu diluar tanggung jawabnya.

“Saya disini hanya bisa memohon maaf kepada semuanya, saya juga sudah berusaha untuk memfasilitasi agar hari ini bisa ketemu langsung dengan anggota dewan, tapi jika kejadiannya seperti ini, maka itu semua diluar kendali saya, tapi jangan khawatir saya juga sudah hubungi Ketua Komisi IV, Abu Bakar Laagu, rencananya dengar pendapat akan kembali kita lakukan pada tanggal 19 Februari mendatang,” katanya. (LINA)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Metro

To Top