Connect with us

Sengketa Tanah Antara Ponakan dan Paman Berujung Eksekusi

Uncategorized

Sengketa Tanah Antara Ponakan dan Paman Berujung Eksekusi

 

KOLAKA,SUARAKENDARI.COM- Jamrin bersama keluarganya harus rela dan tabah melihat rumah mereka yang terletak di Jalan Pramuka, Kolaka, rata dengan tanah. Betapa tidak, rumah yang telah mereka diami selama 50 tahun ini menjadi target eksekusi dari Pengadilan Negeri Kolaka. Proses eksekusi pun dimulai sesaat setelah juru sita PN Kolaka membacakan mandat dari Mahkamah Agung RI.

 Disela-sela persiapan eksekusi, terlihat para keluarga Jamrin mengankut sejumlah perabot rumah menggunakan sejumlah kendaraan roda empat. Infomrasi yang didapatkan bahwa yang bersiteru ini adalah antara ponakan dan paman. Yang dimana ponakan adalah ahli waris kemudian harus berperkara dipengadilan melawan pamannya sendiri.

 Tak Nampak perlawanan berarti dari para keluarga Jamrin. Hanya saja eksekusi ini tertunda beberama lama lantaran banyaknya perabot rumah yang harus dikeluarkan oleh keluarga Jamrin. “Masih ada barang yang harus dikeluarkan didalam ruko itu. Karena yang akan dirubuhkan ini ada dua, satu rumah dan satu lagi itu ruko yang disebelahnya,” ucap salah satu pegawai PN Kolaka, yang namanya enggan disebutkan.

 Selang beberapa lama, Excavator yang memang telah disiapkan oleh pihak PN Kolaka mulai merubuhkan pagar rumah tersebut. Selang beberapa saat rumah berukuran cukup besar itu ikut dirubuhkan oleh alat berat. Proses eksekusi ini bukan hanya pada rumah tinggal itu, melainkan juga beralih kepada sebuah bangunan rumah toko yang juga masuk dalam daftar eksekusi.

 Juru sita PN Kolaka, Andi Musligauk yang dimintai keterangan mengatakan kalau proses eksekusi ini adalah upaya terakhir yang dilakukan setelah adanya putusan tetap dari Mahkamah Agung. “Ini berdasarkan putusan MA. Dalam hal ini ada dua keluarga yang bersiteru, yaitu keluarga Jamrin sebagai tergugat dan keluarga Nurdin Daga. Nah Nurdin Daga itu adalah ahli waris dari H. Daga. Dalam siding tingkat MA, yang menang adalah Nurdin Daga sebagai pihak penggugat mengalahkan Jamrin sebagai tergugat,” katanya.

 Atas dasar itulah pihak PN Kolaka melakukan eksekusi. “yang menag itulah sebagai pemohon eksekusi. Dan kita jalan ini berdasarkan aturan yang berlaku. Memang sebelum proses ini kita bacakan dulu hasil putusan dan mandate dsari MA,” tambahnya.

 Hingga proses eksekusi dilaksanakan, tidak ada perlawanan berarti dari pihak keluarga Jamrin. Meskipun beredar isiyu aka nada perlawanan segnit dari mereka demi mempertahankan rumah tersebut. Memang sebelum eksekusi dilakukan pihakt Kepolisian dibantu Pol PP menyisir tiap sudut rumah termasuk didalam rumah untuk merngamankan alat-alat yang berpotensi mengundang kerusuhan. Alhasil sejumlah botol minuman mineral dan jergen berisi bensin diamankan pihak berwajib. ABDI

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top