Connect with us

Seminar Nasional di Kolaka Dihadiri MenkumHam

Hukum & Kriminal

Seminar Nasional di Kolaka Dihadiri MenkumHam

KOLAKA,SUARAKENDARI.COM- Ratusan mahasiswa dari Universitas 19 November Kolaka, Sulawesi Tenggara menghadiri Seminar Nasional tentang Persoalan Corporate Social Responsibilyty. Kegiatan yang bertaraf Nasional itu digelar diaula kampus merah maron tersebut.

Selain mahasiswa dari berbagai fakultas, seminar ini juga di hadiri oleh tamu kehormatan, yaitu Menteri Hukum dan Ham, Amir Syamsuddin. Kegiatan ini dipelopori oleh BEM USN.

Dalam sambutannya, Menteri Hukum dan Ham lebih berbicara banyak tentang apa itu CSR dan seperti apa paying hukumnya. Kata dia kata Corporate Social Responsibilyty pertama kali muncul pada tahun 1930 di Amerika Seikat. Kala itu kata CSR dibuat untuk melindungi buruh dari perlakuan sewenang-wenang pihak perusahaan.

“CSR itu sudah dikenal jauh hari sebelum kita mereka. Atau tepatnya tahun 1930 di Amerika. Kala itu CSR mengatur tentang hak dari pekerja perusahaan,” katanya.

Ditambahkan pula untuk di Indonesia regulasi CSR jelas tertuang dalam UU bahwa perusahaan diwajibkan untuk memberikan dana CSR kepada masyarakat yang terkena dampak melalui program. “Jadi perusahaan sifatnya itu harus. Karena perusahaan wajib mensejahterakan rakyat,” tambahnya.

Lebih jauh lagi Amir Syamsuddin menegaskan bahwa selain pihak perusahaan wajib mensejahterakan masyarakat, juga wajib memberikan kontribusi perkembangan ekonomi. “Wajib juga berkontribusi untuk peningkatan ekonomi didaerah dimana perushaan itu beroperasi, bahkan juga untuk Negara. Paying hukum lainnya juga bisa kita lihat dalam UU Nomor 25 Tahun 2007 tentang penanaman modal,” tegasnya.

Kata Menteri Hukum dan Ham, payung hukum lain juga tertera dalam UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang perseroan terbatas. Bahkan kata dia, pengaturan CSR juga dapat ditemukan di PP Nomor 47 Tahun 2012 yang diaman dalam PP itu lebih ditekankan masalah tanggung jawab sosial dan lingkungan perseroan terbatas.

Dalam seminar ini juga sejumlah mahasiswa diberi kesempatan untuk melakukan Tanya jawab kepada Menteri Hukum dan Ham serta Rektor USS Kolaka, Ashari. Kepada mahasiswa, Amir Syamsuddin menjelaskan fungsi lain dari CSR adalah dapat memanfaatkan komunitas setempat dan masuarakat pada umumnya. “Kalau perseoroan yang bergerak dibidang sumber daya alam wajib memberikan CSR kepada masyrakat.,” cetusnya.

Bahkan setiap perusahaan dalam fungsi CSR itu wajib memelihara lingkungan. “Kan ada yang namanya tanggung jawab lingkungan dan intinya bermanfaat pada masyarakat. Nah gambaran itu sebagian kecil dari fungsi CSR itu sendiri. Namun pada intinya CSR itu wajib bagi seluruh perushaan. Aturan hukumnya juga sudah jelas,” kata Amir Syamsuddin.

Usai meluangkan waktu selama beberap jam dalam seminar tersebut. Amir Syamsuddin melanjutkan sejumlah lawatan dinasnya di Kolaka. Termasuk menghadiri malam ramah tamah bersama Pemda Kolaka dirumah jabatan Bupati Kolaka. Direncanakan, Menteri Hukum dan Ham juga bertolak ke Kolaka Utara dengan tujuan dinas lainnya. ABDI

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hukum & Kriminal

To Top