Connect with us

Seleksi K2 Bombana Diperketat

Uncategorized

Seleksi K2 Bombana Diperketat

BOMBANA, SUARAKENDARI.COM-Dua Instansi Pemkab Bombana, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Inspektorat Bombana beri sinyal akan memperketat penyeleksian berkas honorer K2 Bombana sebanyak 356 berkas.

Honorer yang berhak diusulkan untuk mendapat Nomor Induk Pegawai (NIP) adalah mereka yang benar-benar magang tahun 2005. Sementara diluar dari angkatan itu, kemungkinan akan didepak atau dicoret dari usulan.

Kepala BKD Bombana Man Arfa mengaku sudah koordinasi dengan pihak inspektorat Bombana untuk memperketat penyeleksian berkas para honorer yang dinyatakan lulus tes oleh Kemenpan dan RB, Februari lalu.

“Kami sudah sepakat dengan pihak inspektorat agar diseleksi secara ketat. Upaya ini untuk mengkahiri polemik terkait K2 di Bombana yang tidak berkesudahan,” ujarnya. Penyeleksian di Inspektorat ini merupakan seleksi tahap dua, sebelum berkas K2 itu akan disetor kembali ke BKD.

Bahkan mantan kadispenda Bombana ini menegaskan hasil seleksi daerah, akan diseleksi ulang lagi di Badan Kepegawaian Nasional (BKN) sebelum pemberian NIP bagi honorer yang layak.

“Banyak seleksi, sebab banyak dugaan honorer bodong. Kehawatirkan itu tidak hanya datang dari pusat, bahkan didaerah hingga sesama honorer saja ada yang nyatakan demikian. Makanya ini harus diseleksi ketat, apa lagi sanksinya itu adalah pidana,” ujar Man Arfa

Tidak cuma itu kata Man arfa, andai ada honorer tiba-tiba luput dari verifikasi daerah, namun yang bersangkutan bukan honorer tahun 2005, bisa jadi honorer tersebut tidak bakal menerima NIP. Sebab di BKN kemungkinan honorer bodong tersebut akan dicekal.

Sementara itu, Mohammad Subur, Kepala Inspektorat Bombana menjelaskan pihaknya akan menggandeng Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) guna verifikasi berkas K2 Bombana.

“Kami juga akan terjun dilapangan guna mengkros-chek kebenaran tiap honorer di daerah. Apa ia benar-benar magang tahun 2005 atau diatas tahun itu,” ujarnya.

Subur mengaku pihaknya sudah diberi mandat untuk menelusuri honorer secara detil dan akurat sesuai fakta dilapangan. “Ya kami akan bekerja secara profesional sesuai aturan. Hasil verifikasi kami nanti, harus berdasarkan fakta kehonoreran dilapangan. Kami akan klasifikasikan yang mana benar-benar magang ditahun 2005 dan yang mana honor diatas tahun itu,” tukasnya. (DAR)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top