Connect with us

Sektor Pariwisata dan Perkebunan Kakao Mulai Dikembangkan di Sultra

Bisnis

Sektor Pariwisata dan Perkebunan Kakao Mulai Dikembangkan di Sultra

-Swisscontact dan Pemda Lakukan Kerja Sama

KENDARI, SUARAKENDARI.COM, Potensi pariwisata yang ada di Sulawesi Tenggara (Sultra) khususnya Kabupaten Wakatobi mulai dikembangkan sebagai salah satu sektor yang dapat menunjang kesejahteraan masyarakat.

Tidak hanya itu, pemerintah juga mulai melirik untuk mengembangkan kakao di dua kabupaten yakni Kolaka dan Kolaka Timur.

Langkah nyata yang diambil pemerintah yakni melalui penandatanganan program kerja sama yang akan dilakukan selama satu tahun antara Swisscontact Wisata dan SCPP di Hotel Clarion, Rabu (5/2/2015).

Julia Pupela, Perwakilan Swisscontact kawasan Indonesia Timur, mengatakan bahwa program yang akan dilakukan itu sebagai salah satu cara untuk menjembatani nilai strategi bagi kemajuan daerah.

“Kerja sama yang akan kita lakukan ini bertujuan untuk meningkatkan potensi alam yang selama ini masih kurang, sehingga wisata daerah seperti Wakatobi bisa terkenal secara internasional, begitu pula dengan pengembangan kakao yang rencana awalnya akan kita lakukan untuk Kolaka dan Kolaka Timur, sehingga produksinya kedepan bisa lebih besar lagi,” katanya.

Pihaknya menyadari bahwa Sultra merupakan salah satu wilayah potensial untuk pengembangan wisata dan budidaya kakao, hanya saja belum dikembangkan dengan lebih baik lagi.

Ia berharap melalui kerja sama yang dilakukan hari itu, dapat meningtkan hububgan bilateral antara Swiss dengan Indonesia melalui ekonomi.

“Kami sangat berharap agar pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten yang menjadi tujuan kegiatan ini bisa memberikan respon yang baik untuk hubungan kedepannya,” harapnya.

Sementara itu, Sekda Sultra, Lukman Abunawas yang mengawili Gubernur Sultra, menuturkan bahwa rencana kerja sama yang akan dilakukan tersebut harus tetap memperhatikan apa yang sudah menjadi program pemerintah setempat.

“Pengembangan wisata di Wakatobi harus tetap memperhatikan dan bersinergi dengan rencana kerja pemda sesuai RPJMD tahunan,” tuturnya.

Terkait budidaya kakao yang akan dikembangkan tersebut tidak lepas melalui peningkatan pemahaman bagi petani kakao dalam melakukan budidaya kakao.

“Kami pikir kerja sama ini merupakan bentuk kerja sama yang baik, sehingga bisa memberikan dampak kesejahteraan langsung bagi masyarakat, daerah dan wilayah tetangga,” tukasnya. (LINA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Bisnis

To Top