Connect with us

Rumah Kepala BPBD Muna Dibongkar Paksa, Keluarga Melawan

Metro

Rumah Kepala BPBD Muna Dibongkar Paksa, Keluarga Melawan

KENDARI, SUARAKENDARI.Com- Pembongkaran rumah pribadi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, Muh. Yusuf alias Joker diwarnai bentrokan, Kamis (6/3/2014).

Keluarga dan simpatisan pejabat itu, berusaha menghalangi excavator dan ratusan petugas satuan polisi pamong praja Kota Kendari yang hendak membongkar paksa rumah lantai dua itu. Aksi tersebut tak berlangsung lama, setelah petugas kepolisian melerai kedua belah pihak.

Dua orang keluarga dari pemilik rumah menjadi sasaran pukulan personil Sat Pol PP Kendari. Mereka berupaya menghalangi petugas Sat Pol PP. Mereka menilai pembongkaran rumah menyalahi aturan, karena hingga kini belum ada putusan hukum yang tetap dari pengadilan.

“Rumah ini masih dalam proses peradilan di pengadilan tata usaha Negara (PTUN) Kendari, jadi pemerintah kota tidak berhak mengeksekusi,” teriak salah seorang keluarga pejabat dengan melalui pengeras suara.

Pembongkaran rumah yang terletak di jalan Supu Yusuf, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) sempat terhenti setelah pejabat tata kota dan polisi meminta Yusuf untuk mengosongkan perabotan rumahnya dan dirinya untuk keluar rumah. Setelah pemilik rumah mengalah dan mengeluarkan perabotan rumahnya, operator alat berat akhirnya membongkar rumah tersebut, hingga tersisa tiga meter dari garis sempadan.

Pemerintah kota Kendari mengaku terpaksa membongkar rumah tersebut, karena pemilik rumah tidak mematuhi dua kali teguran. ”Sudah diberi peringatan agar jangan membangun, karena melanggar sempadan jalan, tetapi teguran yang sudah berkali-kali disampaikan tidak dipatuhi. Bahkan akhir tahun lalu garasi rumahnya sudah kami bongkar, pemilik rumah berjanji akan menghentikan pembangunan rumahnya, tenyata dia (yusuf-red) bandel, sehingga kami bongkar,” tegas Arifin Baidi, Asisiten 1 Pemkot Kendari, selaku penanggungjawab pembongkaran, Kamis (6/3/2014) di lokasi.

Selain melanggaran sempadan jalan, kata Arifin rumah tersebut juga tidak mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB). Selain rumah Kepala BPBD Muna, pemerintah kota Kendari juga membongkar rumah milik Daeng Saing Ngalle, di jalan Buburanda, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, kerena dinilai melanggar sempadan kali.

Pembongkaran itu, dilakukan akibat kedua pemilik rumah tersebut, tidak mematuhi aturan,”Sudah diberi peringatan agar jangan membangun, karena melanggar sempadan jalan dan sempadan kali, tetapi teguran yang sudah berkali-kali disampaikan tidak dipatuhi sehingga kami bongkar,” terang Asiten 1 Pemkot Kendari. KIKI

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Metro

To Top