Connect with us

Ricuh Eksekusi Lahan, Juru Sita Pengadilan Dikejar Badik

polisi aman eksekusi lahan

Daerah

Ricuh Eksekusi Lahan, Juru Sita Pengadilan Dikejar Badik

KENDARTI, SUARAKENDARI -Eksekusi lahan warga seluas 3.130 meter persegi, di jalan Usman Rencong oleh juru sita Pengadilan Negeri Kolaka, Sulawesi Tenggara, senin (29/9) pagi, mendapat perlawanan dari warga pemilik lahan. Dengan menggunakan senjata tajam, seperti badik dan parang, warga berusaha menyerang juru sita. Sejumlah warga ditangkap paksa oleh petugas kepolisian yang bertugas.

warga pemilik lahan terus mencoba mengagalkan proses eksekusi yang dilakukan Pol PP dan aparat polisi dengan cara melawan dan melempari petugas dengan tanah pasir yang ada di depan rumah mereka.

Pemilik lahan menangis hiteris saat petugas mengeluarkan barang mereka dari dalam rumah, petugas juga mengamankan tiga orang bocah yang masih berada di dalam rumah saat eksekusi tengah berlangsung.

Menurut juru sita pengadilan kolaka, kasus ini sudah mulai bergulir sejak tahun 2008, namun batal di eksekusi karena mendapatkan perlawanan dari warga. “Pemohon eksekusi memohon kembali ke pengadilan penggugat atas nama lisan dan tergugat Kasmin, maka eksekusi dilakukan pada hari ini,”kata Andi Musli Gau, juru sita pengadilan Negeri Kolaka.

Meskipun eksekusi mendapatkan perlawanan dari pemilik lahan, namun petugas tetap melakukan pembongkaran secara paksa. Pemilik lahan hanya bisa menangis melihat barang-barang mereka di keluarkan dari dalam rumah.

Rencananya, pemilik lahan akan melakukan upaya banding terhadap lahan yang di yakini milik mereka, karena telah memiliki sertifikat yang resmi dari badan pertanahan kolaka. Hakim, keluarga pemilik lahan.

Sejumlah warga pemilik lahan yang mencoba melawan petugas diamankan di polres kolaka beserta barang bukti senjata tajam yang di gunakan untuk melukai petugas juru sita. ABDI

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Daerah

To Top