Connect with us

Ribuan Warga Muna Terpaksa Memilih Golput

Hukum & Kriminal

Ribuan Warga Muna Terpaksa Memilih Golput

RAHA, SUARAKENDARI.COM-Pelaksanaan Pileg tanggal 9 April 2014 memang berjalan sukses di Kabupaten Muna. Namun kesuksesan itu meninggalkan sejumlah masalah diantaranya banyaknya jumlah DPT yang tidak mau memberikan suaranya ke TPS. Usut punya usut ternyata warga enggan memilih karena mereka harus seharian menunggu di TPS. 

Hal ini dibenarkan oleh Ketua KPU Kabupaten Muna LM Amin Rambega. “Banyaknya masyarakat yang enggan memilih mencapai 200 orang perTPS di Kabupaten Muna, imbas dari UU nomor 8 tahun 2012 tentang pemilu, yang menentukan DPT setiap TPS lebih 500 orang. Imbasnya terjadi antrian pemilih seharian di tiap TPS. Aturan tentang penetapan DPT lebih 500 setiap TPS, harus dikaji oleh DPR RI dan pemerintah pusat, pembuat UU pemilu tersebut,” jelas Ketua KPUD Muna ini serius.

Selain mengkritisi penetapan DPT lebih 500 setiap TPS, Ketua KPUD Kabupaten Muna ini juga menyoalkan aturan yang mengatur tentang pemlih buta huruf.” Yang diatur cuma pemelih tuna rungu dan tuna daksa saja, bisa diantar keluarga sampai dibilik suara. Tapi pemilih buta huruf tidak ada aturannya. Apa kah pemerintah pusat yakin, tidak ada lagi pemilih buta huruf di Indonesia . Lihat buktinya,, banyak pemillih buta huruf yang tidak mau ke TPS untuk menalurkan hak demokrasinya, karena tidak bisa baca tulis. Apalagi sekarang tidak ada lagi foto para peserta pemilu dalam surat suara,” tukas LM Amin Rambega. ( TRI )

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hukum & Kriminal

To Top