Rektor UHO Dinilai Tidak Profesional

0

KENDARI,SUARAKENDARI.COM- Kebijakan rektor memindahkan secara paksa puluhan mahasiswa fakultas perikanan ke fakultas pertanian Universitas Haluoleo (UHO) dinilai banyak kalangan sebagai tindakan tidak profesional di perguruan tinggi.

La Ode Ota, aktifis LSM di Kendari menganggap rektor UHO, Profesor Ir. Usman Rianse menerapkan kebijakan sepihak dan cenderung semena-mena terhadap mahasiswa. “Bahkan, kebijakan memindahkan mahasiswa secara paksa ini dapat dikategorikan sebagai pelanggaran HAM serta ada unsur penipuan di dalamnya,”ujar Ota.

Kenapa ada unsur penipuan, lanjut mantan ED Walhi Sultra ini, karena, saat masuk ke perguruan tinggi UHO para mahasiswa mengambil jurusan sesuai pilihan dan telah pula dibayar secara resmi oleh mahasiswa. Tetapi, faktanya, para mahasiswa justeru dipindahkan tanpa prosedur,”ujarnya.

Pihak universitas haluoleo hingga kini belum memberikan klarifikasi secara terbuka  terkait permasalahan yang dialami mahasiswanya. Tim

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.