Rekam Jejak Laode Muhammad Syarif, Putra Sultra yang Calonkan Diri di KPK

SUARAKENDARI.COM-19 orang lolos ke tahap ke empat ujian panitia seleksi calon pimpinan KPK. Berdasarkan komposisinya, ada empat orang wanita dan 15 orang laki-laki. 19 orang ini adalah lanjutan seleksi dari 48 orang yang lolos ke tahap ketiga. Nama-nama yang lolos tahap keempat nantinya akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo pada 31 Agustus 2015. Dari 19 ada satu nama yang diketahui putra berdarah Sulawesi Tenggara, yakni, Laode Muhammad Syarif . Lantas siapa sebenarnya Laode Muhammad Syarif ?

Ya, Laode Muhamad Syarif, PhD, kini bermukim di Jalan Sunu nomor 123 Kelurahan Suangga, Kecamatan Tallo, Kota Makasar, Sulawesi Selatan. Ia sehari-hari berprofesi sebagai Dosen di Universitas Hasanuddin sekaligus sebagai Konsultan Hukum Lingkungan).

La Ode Syarif meniti karier di dunia pendidikan sebagai Dosen Hukum di Universitas Hasanuddin, Makassar. Gelar pendidikan ia peroleh dari Universitas Teknologi Queensland di bidang Master Hukum Lingkungan dan Doktor bidang Hukum Lingkungan Internasional di Universitas Sidney, Australia.

Ilmunya dalam hukum lingkungan berguna untuk pembuatan kurikulum Kode Etik Hakim dan Pelatihan Hukum Lingkungan Hidup di Mahkamah Agung. Sejumlah gagasan juga ia tuangkan dalalam tulisan dengan beragam tajuk seperti perubahan iklim dan kehutanan.

Selain mencicipi dunia akademik, La Ode juga aktif sebagai penasihat senior terkait tata pemerintahan keadilan dan hukum lingkungan di Kemitraan. Untuk isu korupsi, La Ode pernah menjabat sebagai Spesialis Pendidikan dan Pelatihan Proyek Pengendalian Korupsi Indonesia.

Berikut 19 nama capim KPK yang lolos tes tahap ketiga:

1. Ade Maman Suherman (Ketua Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran Universitas Jenderal Soedirman)

2. Agus Rahardjo (Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintahan)

3. Alexander Marwata (Hakim Ad Hoc Tipikor PN Jakarta Pusat)

4. Brigjen Pol Basaria Panjaitan (Widyaiswara Madya Sespimti Polri)

5. Budi Santoso (Komisioner Ombudsman)

6. Chesna Fizetty Anwar (Direktur Kepatuhan Standard Chartered Bank)

7. Firmansyah TG Satya (Pendiri dan Direktur Intercapita Advisory, Consultant Strategic and Business, Investment Banking, Audit and Governance Risk Management)

8. Giri Suprapdiono (Direktur Gratifikasi KPK)

9. Mayjen TNI (Purn) Hendardji Soepandji (mantan Aspam KSAD)

10. Jimmly Asshiddiqie (Ketua DKPP)

11. Johan Budi SP (Pimpinan sementara KPK)

12. Laode Muhammad Syarif (Lektor Universitas Hasanuddin)

13. Mohammad Gudono (Ketua Komite Audit UGM dan Direktur Program Studi Magister Akuntansi FEB UGM)

14. Nina Nurlina Pramono (Direktur Eksekutif Pertamina Foundation)

15. Saut Situmorang (Staf Ahli Kepala BIN)

16. Sri Harijati (Direktur Perdata Jam Datun Kejaksaan Agung)

17. Sujanarko (Direktur pada Direktorat Pembinaan Jaringan Kerjasama Antar Komisi dan Instansi KPK)

18. Surya Tjandra (pengacara publik)

19. Irjen Pol Yotje Mende (eks Kapolda Papua)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *