Rehabilitasi 29.000 Ribu Pengguna Narkoba Sultra Kemana?

0

 

SUARAKENDARI.COM-Sulawesi Tenggara, saat ini menjadi surga bagi peredaran narkoba, pihak Kepolisian maupun Badan Narkotika Nasional Sultra terus melakukan penangkapan dan pembinaan terhadap pengguna maupun pengedar barang haram tersebut.

Sayangnya, sebagian pihak menganggap pembinaan pengguna narkoba di Sultra masih minim, pasalnya rehabilitasi untuk pengguna hampir tidak dilakukan.”Ketakutan kami, jangan sampai hanya didata terus dipulangkan dan tidak ada tindakan pembinaan,”ungkap Anto, aktivis Gerakan Anti Narkoba (GAN) Universitas Halu Oleo sebagaimana dilansir Media Kendari.

Menurut Anto hingga saat ini belum ada data rehbilitasi yang valid yang dilakukan Sultra. “Dimana ditempatkan, seperti apa perlakuannya, tidak ada yang diketahui,”tambahnya.

Namun hal tersebut dibantah pihak BNN Sultra, melalui Kepala Bidang Rehabilitasi BNN Sultra, La Mala, Msi mengatakan, setiap minggu pihaknya memasukan data dan melaporkan perkembangan seperti apa rehabilitasi pengguna narkoba.

“Kami selalu laporkan, biasanya pada hari kamis. Untuk data minggu ketiga itu sudah mencapai 462 orang sedangkan data rehabilitas yang sudah di rawat inap itu sudah mencapai 120 orang sedangkan data rehabilitas rawat jalan sudah mencapai 362 orang sesultra “jelasnya.

Target BNN Sultra untuk tahun ini mencapai angka kisaran 700 orang untuk direhabilitasi, walaupun itu hanya sebagian kecil dari pengguna barang haram tersebut.

Mencegangkan, prediksi BNN Sultra pengguna narkoba di Sultra kini sudah mencapai 29.000 orang ini menurut data penelitian 2014.“Untuk merawat seribu orang itu sangat berat, karena kita tidak tahu nama, alamat mereka,tetapi kami masih berusaha dan melakukan razia, sosialisasi lewat media, baliho dan spanduk supaya masyarakat tahu, bahwa narkoba itu sangat berbahaya bagi masa depan anak bangsa ‘’tuturnya.

Pihak BNN juga menegaskan, bahwa, bagi korban penyalahgunaan narkoba tidak perlu takut untuk melaporkan dirinya dan tidak akan di pidana akan tetapi akan di rehabiltasi.

“Kita harapkan media juga bisa memeberikan pemikiran dan publikasi kepada masyarakat bahwa pecandu narkoba itu adalah penyakit dan perlu di obati,”tuturnya.

Untuk rawat inap BNN sultra menitipkan ke lapas, SPN, balai rehabilitasi yang berada di Makassar,smarinda BNN sultra hanya melakukan rawat jalan saja,akan tetapi kategori rawat jalan itu hanya berlaku bagi pengguna atau pemakai pemula

“Tahanan bulan ini berjumlah 30 orang dan sudah sementara di lapas ini adalah tahap kedua dan merupakan napi WBP ini yang sementara kita rehab dalam rangka pemberian grasi,”katanya. (R1/MK)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.