Connect with us

Puluhan Aktifis Suarakan Pembebasan Eva Bande

Metro

Puluhan Aktifis Suarakan Pembebasan Eva Bande

KENDARI, SUARAKENDARI.COM- Puluhan aktifis di Kendari melakukan aksi solidaritas menyerukan pembebasan Eva Bande yang ditahan atas kasus penutupan jalan kantong produksi petani di Desa Piondo, Kecamatan Toili, Sulawesi Tengah, Jumat (6/6) pagi.

Para aktifis  yang melakukan aksi di alun-alun kota Kendari (MTQ Square) mendesak kejaksaan agung segera membebaskan Eva Bande dan kemudian melakukan proses hukum pada pemilik PT KLS, Murad Husain.

Menurut Kisran Makati, Eksekutif Daerah Walhi Sultra, aktifis yang menggagas aksi Solidaritas Untuk Eva Bande di Kendari, mereka ingin memberi  dukungan pada salah satu aktifis perempuan yang memperjuangkan nasib petani di Kecamatan Toili Kabupaten Banggai tersebut.

Penangkapan  Eva Bande  bermula dari penutupan jalan kantong produksi petani di Desa Piondo, Kecamatan Toili. Jalan yang di lalui oleh petani ke kebun kakao dan persawahan itu katanya, diduga ditutup oleh pihak PT BHP dan PT KLS.

“Ratusan petani yang menggunakan jalan tersebut marah besar, mereka menuntut perusahaan yang menggali lubang sedalam 7 meter dan lebar 4 meter itu agar segera memperbaiki jalan yang mereka lalui,”ungkap Kisran.
Tanggal 26 Mei 2011,  mendatangi kantor PT. KLS. Eva Bande yang datang dikerumunan massa tersebut, meminta agar petani tenang dan jangan terbawa emosi, tetapi karena kemarahan warga yang sudah memuncak kepada perusahaan itu, Eva Bande tak bisa berbuat apa-apa. Akhirnya petani melakukan tindakan merusak karena pihak perusahaan tidak mau memperbaiki jalan yang mereka lubangi. Eva Bande di tuntut melanggar pasal 160 KUHP, melakukan kejahatan di depan penguasa umum. (DEN)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Metro

To Top