Connect with us

PT. Adhi Karya (BUMN) Cuekin Karyawan Saat Kecelakaan Kerja

Uncategorized

PT. Adhi Karya (BUMN) Cuekin Karyawan Saat Kecelakaan Kerja

KOLAKA,SUARAKENDARI.COM- Acuh terhadap karyawan ketika mengalami kecelakaan kerja nampaknya tidak hanya dilakukan oleh perushaan kecil seperti apa yang kita tahu selama ini. Perusahaan skala Nasional, bahkan perusahaan yang masuk dalam Badan Usaha Milik Negara juga melakukan hal tersebut.

Praktek acuh terhadap karyawan yang mengalami kecelakaan kerja diperlihatkan oleh PT. Adhi Karya di Pomalaa. Perusahaan ternama ini juga tercatat sebagai mitra kerja PT. Aneka Tambang UPBN Sulawesi Tenggara. Yang dimana mengerjakan proyek pembangunan PLTU di PT. ANTAM.

Tidak profesionalnya PT. Adhi Karya dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi pekerjanya terkuak siang tadi melalui salah satu karyawan PT. Adhi Karya yang bernama Sudirman (22). Dengan menunjukkan jari tengah sebelah kanan, yang nampak hilang sebagian, Sudirman menceritakan kecelakaan kerja yang menimpa dirinya.

“”Saya sudah melapor kepada kepala biro keselamatan kerja. Tapi tidak diperhatikan. Makanya saya mau melapor ke Dinas Tenaga Kerja ini,” kata Sudirman ketika ditemui sejumlah awak media ketika hendak melaporkan masalah ini ke Dinas Nakertrans Kabupaten Kolaka, Senin (26/05/2014).

Pria asal Sulawesi Barat itu juga menjelaskan kecelakaan itu terjadi saat ia memotong besi menggunakan mesin Bending di proyek pembangunan PLTU tersebut. Saat memotong, mesin yang digunakannya tidak berjalan normal. Ia pun berinisiatif mengganjal besi yang dipotongnya, dan usaha itu pun berhasil. Aktifitasnya lalu dilanjutkan sampai memotong tiga besi. Saat memotong besi keempat, kecelakaan itu pun terjadi.

Setelah kejadian itu dirinya pun mendatangi puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Saat tiba di Puskesmas Pomalaa, luka yang dialami pun diobati namun tidak secara signifikan. Sudirman juga menuturkan sebelum dirinya, ada juga sejumlah pekerja yang mengalami kecelakaan kerja. Namun hingga kini juga belum mendapatkan perhatian dari PT. Adhi Karya.

secara terpisah, Kepala Bidang Pengawasan Tenaga Kerja Dinas Nakertrans Kabupaten Kolaka, Agustina merasa heran dengan kelakuan PT. Adhi Karya, padahal sesuai dengan aturan ketenaga kerjaan apabila ada perusahaan yang karyawannya menglami kecelakaan kerja maka wajib untuk dilaporkan. Itu pun dalam jangka 1 x24 jam setelah kecelakaan kerja tersebut. Ironinya PT. Adhi Karya seakan menutupi masalah ini.

“Kami sudah hubungi pihak perusahaan. Kami panggil mereka untuk menghadap pada hari Rabu nanti. Mereka akan selesaikan semua kerugian yang dialami. Menanggung pengobatan dan memberi santunan kalau perlu. Sudirman juga nampaknya tidak memenuhi standar operasional kerja tapi perusahaan tetap harus memperhatikan hal ini,” tegas Agustina.

Informasi yang diperoleh jika PT. Adhi Karya hanya member dua program jaminan kepada karyawannya. Diantaranya adalah jaminan bagi kecelakaan kerja dan kematian. Itu pun termasuk dalamn program Jamsostek. Dengan adanya kejadian ini sikap professional PT. Adhi Karya webagai rekanan kerja perusahaan besar seperti ANTAM wajib dipertanyakan. ABDI

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top