Proyek Jembatan Rp 2,4 M Lasada Disorot

0

Suarakendari.com-Proyek jembatan yang terletak di Lasada, Kecamatan Abuki, Kabupaten Konawe kini dipersoalkan sejumlah warga. Pasalnya, proyek yang menelan anggaran Rp 2,4 miliar dari APBN tersebut kini telah melewati batas waktu. Ironisnya pekerjaan pun baru dimulai dan menyebabkan kubangan lumpur.

Berdasarkan papan informasi proyek, harusnya pekerjaan proyek selesai 11 Agustus 2015, namun hingga saat ini pekerjaan tersebut belum juga kelar. Proyek dikerjakan PT Akram Konstruksi.

“Harusnya pekerjaannya ini sudah selesai, tetapi buktinya baru saja dimulai, ini kan sudah melanggar, apalagi jembatan ini menghubungkan akses jalan provinsi,”ujar Ali Makati salah seorang aktivis LSM Konawe.

Pantauan wartawan, saat ini sejumlah sumur yang akan digunakan sebagai penyangga tiang pancang baru saja dibangun, sementara itu akses masyarakat yang menuju dan dari Latoma masih menggunakan jembatan darurat.

Salah seorang pekerja yang ditemui mengatakan, para pekerja nampak kurang bersemangat akibat material yang kerap terlambat dikirim.”Bosnya jarang muncul, material juga yang datang tidak sering makanya pekerjaan terhambat,”aku salah seorang pekerja.

Proyek ini sendiri melekat di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Sulawesi Tenggarara, sayangnya hingga waktu penyelesaian telah lewat, pemerintah juga belum mengambil tindakan tegas terhadap kontraktor.

“Harusnya sudah bisa dilaporkan, mengingat akses jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat,karena jelas telah melanggar Petujuk Teknis, karena telah melewati batas waktu dalam informasi proyek,”timpal Ali Makati.

Sementara itu pihak PU Provinsi Sultra hingga kini belum memberikan keterangan terkait keterlambatan pekerjaan tersebut, saat disambangi di Kantornya pihak Cipta Karya yang menangani proyek juga tidak ada yang bisa ditemui. (Dan/Mediakendari)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.