Connect with us

Protes Truk Pengangkut Kayu, Warga Bongkar Jembatan

Uncategorized

Protes Truk Pengangkut Kayu, Warga Bongkar Jembatan

KONAWE.SUARAKENDARI.COM – Kesal dengan aktifitas kendaraan truk pengangkut kayu yang kerap melintas di wilayah mereka membuat puluhan warga Dusun II Desa Kasuwura, Kecamatan Abuki, Kabupaten Konawe, kesal dengan membongkar jembatan penghubung antardesa.  

Dalam aksi yang dilakukan warga pukul 02.00 Selasa pagi, selain membongkar salah satu sisi jembatan yang menghubungkan kecamatan Abuki Dan Ibu Kota Kabupaten yakni Unaaha, warga juga menyadera sebuah truk warnah merah bernomor polisi DD 9899 AS, bermuatan kayu yang kerap  melintas di desa mereka.

Harwan, salah satu pemuda desa  mengatakan  warga sudah sering mengingatkan para supir truck untuk menghentikan aksi muatan tapi tidak digubris. Warga bahkan telah melakukan hearing dengan instansi terkait, dan menghasilkan kesimpulan diantaranya truk bermuatan diatas 8 ton tidak diperbolehkan melintas.

“Kita sudah sangat sering peringatkan, beberapa jalan dan jembatan hancur. Kalau sudah hancur masyarakat yang lakukan swadaya untuk membangun kembali, Kami tidak mempersoalkan muatannya apa, hanya saja sudah ada kesepakatan agar jangan ada truk yang bermuatan lebih dari 8 ton yang melintas, tetapi itu terus diabaikan sehingga kami harus melakukan ini sebagai aksi protes,” ujar Harwan

Proses negosiasi akhirnya terjadi antara sopir truk dan warga, namun tidak adanya kesepakatan untuk meloloskan truk tersebut, ketegangan pun terjadi, sorang pria yang di duga sebagi pemilik kayu, mengeluarkan sebilah badik untuk menyerang warga, namun banyaknya warga yang sudah dihinggap emosi membuat sang pemilik kayu tersebut lari meninggalkan truknya, Warga bahkan sempat ingin melampiaskan kemarahan terhadap truk yang terparkir ditinggal pemilik, namun beberapa warga lain mencoba menenangkan keadaan.

Peristiwa tersebut diaminkan oleh pihak kepolisian sektor Abuki, Kapolsek Abuki, Iptu Sriyanto mengatakan bahwa anak buahnya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang di duga pemilik kendaraan yang berupaya menyerang warga tersebut.

“Kami mendapat informasi bahwa sang pemilik sempat mengeluarkan badik, sehingga kami masih selidiki, dan masih mencari pelaku, sementara ini truk kita akan amankan, hingga menunggu proses lebih lanjut,”ujar 

Di lokasi kejadian Dinas Perhubungan (Dishub),melalui Pimpinanya Firdaus P Raha, yang turun langsung di lokasi, menegaskan, Instansinya akan mengambil tindakan tegas terhadap pemilik kendaraan tersebut, dengan alasan bahwa truck bermuatan dengan beban berat sekitar puluhan ton tersebut, memang tidak dianjurkan untuk di lalui daerah ini, termasuk menyebarkan informasi larangan tersebut kepada pengusaha yang beroperasi di wilayah Abuki dan sekitarnya.

“Kami sudah pasang petunjuk larangan, sebab jalan ini golongan 3C dengan batas kapasitas 7,5 hingga 8 ton, tetapi kalau kita lihat mobil yang ada memang ini  diperkirakan lebih dari 20 ton sehingga perlu kita berikan sanksi tegas, selama ini juga sering diperingatkan,” Kata Firdaus.

Firdaus menambahkan, minimnya personil PPNS membuat Dishub Konawe kesulitan menertibkan truk-truk yang membangkang.”Kita hanya punya satu tenaga PPNS, untuk wilyah seluas Konawe, sehingga ini sangat menyulitkan, sehingga, kalau mengandalkan sosialisasi saja  ternyata belum juga maksimal,” ujarnya.

Saat ini truk tersebut masih diparkir disekitar lokasi dan dalam penjagaan aparat berwenang, ditempat yang sama pula, pihak Dinas kehutanan Konawe, sementara ini masih melakukan penyelidikan terkait surat-surat kayu, sebab melihat jenisnya, ada kemungkinan kayu tersebut merupakan hasil ilegal logging. (MAN)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top