Pria Pembantai Rangkong Diduga Kepala Sekolah di Kolaka

SUARAKENDARI.COM-Dalam beberapa hari terakhir, jagat media sosial “diganggu” dengan beredarnya foto seorang pemburu merangkul senapan, sambil membentangkan sayap dari seekor burung rangkong Sulawesi dalam keadaan mati.

Seperti dilaporkan situs media online Kompas.com, diduga burung tersebut mati setelah ditembak oleh orang yang ada didalam foto tersebut. Hal ini sontak menjadi sorotan. Bahkan, sejumlah komunitas sudah mulai mempermasalah hal tersebut.

Setelah melalui penelusuran panjang, terkuaklah identitas pria yang ada di dalam foto tersebut. Ternyata pria itu bernama Rahmat Kartolo, seorang Kepala Sekolah di SMK Negeri 1 Wundulako, Kolaka, Sultra.

Selanjutnya, ketika berhasil ditemui, Rahmat pyn tak membantah bahwa lelaki di dalam foto itu adalah dirinya.

Terkait temuan ini, sejumlah pemerhati lingkungan dan kelestarian alam termasuk hewan yang dilindungi, yang ada di Kolaka menyesalkan hal ini. Terlebih lagi yang terlihat di dalam foto itu adalah warga Kolaka.

“Saya juga baru lihat foto ini dan sangat kecewa dan marah. Rangkong Sulawesi itu sudah jelas binatang yang dilindungi. Seharusnya mereka atau oknum ikut melestarikan bahkan melindungi hewan ini. Parahnya ini terjadi di Sulawesi, padahal burung itu kan endemic Sulawesi. Apa pun alasannya itu salah,” kata Hasrudin, pegiat lingkungan dari Korps Citaka Indonesia, Senin (20/10/2014).

Hasrudin menambahkan, hal ini memang tidak bisa didiamkan. Pihak yang terkait dengan perlindungan satwa harus mengusut tuntas masalah ini. “Harus terus ditelusuri kenapa dan apa motif dari kelakuan itu. Saya sepakat kalau masalah ini diarahkan ke kasus hukum. Kan jelas hukumannya bagi siapa saja yang membunuh hewan yang dilindungi,” tegas dia.

Foto pria bertopi dan merangkul senapan serta memegang burung rangkong Sulawesi tersebut pertama kali tersebar melalui jejaring Facebook. Kemudian secepat kilat foto ini menyebar di jagat media sosial.

Para penggunan media sosial yang melihat gambar ini umumnya mengecam. Bahkan ada yang menilai tindakan Rahmat Kartolo di luar batas.Abdi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *