Connect with us

Polres Bombana Usut Dugaan Korupsi PNPM di Poleang

Uncategorized

Polres Bombana Usut Dugaan Korupsi PNPM di Poleang

 

BOMBANA, SUARKENDARI.COM- Dugaan korupsi Dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat -Mandiri Perdesaan (PNPM-MPd) Poleang Barat, Kabupaten Bombana mulai disidik polisi. Tiga pelaku masing-masing Kamril, S.P. (mantan Ketua UPK) Andi Sompa Susilowati (Bendahara UPK) dan Darni (Mantan FK Poleang Barat) bahkan telah menjalani pemeriksaan di Mapolres Bombana, sejak Senin (26/5) lalu.

Dua diantaranya kini mendekam dibalik jeruji besi sedangkan Darni Mantan FK dinyatakan buron dan sudah dimasukkan dalam DPO (Daftar Pencarian Orang) “Kita tahan pelakunya karena sudah cukup bukti dan berkas perkaranya juga sudah lengkap, Sedangkan Darni akan kita masukkan dalam DPO,” Kata Kanit 2 Reskrim Tipikor Bripka Fitra di Mapolres Bombana beberapa saat setelah kedua pelaku dibui.

Masri, SE Ketua UPK PNPM Poleang Barat mengaku salut dengan kinerja aparat Reskrim Tipikor Polres Bombana, karena memang pelakunya sudah cukup lama menjadi incaran namun seolah kebal hukum.

“Mereka memang harus ditahan supaya memberikan efek jera, dan masyarakat dapat mengambil pelajaran dan hikmah dari penahanan itu” Kata Masri. Perkara Korupsi PNPM di Poleang Barat telah membuat pemerintah setempat kelimpungan pasalnya dengan nilai penyimpangan yang mencapai Rp. 385 juta mengakibatkan Kecamatan Poleang Barat mendapat predikat sebagai Lokasi Potensi Bermasalah dengan sanksi dari program tidak boleh ada kegiatan sebelum tuntas penanganan masalah penyimpangan beberapa waktu lalu.

Sampai sejauh ini, kegiatan PNPM di Poleang Barat terjadi stagnasi, program yang seharusnya berjalan menjadi terhenti, dana Simpan Pinjam Perempuan (SPP) yang telah mencapai miliaran rupiah juga tak bisa disalurkan.

Ketua Tim Penyehat PNPM Mandiri Perdesaan Poelang Barat mengapresiasi dengan ditahannya pelaku koruptor dana PNPM di Poleang Barat. Kerena memang Poleang Barat saat ini sedang di finalti. “Kita berharap segera keluar dari permasalahan ini sehingga dana pemberdayaan masyarakat sudah bisa digulirkan lagi setelah pencabutan status potensi bermasalah dengan penanganan yang signifikan” kata tim penyehat. (ANTON)

 

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top