Ternyata, Kasus Ijazah Palsu di Bombana Sudah Lama Diusut Polisi

BOMBANA, SUARAKENDARI.COM- Penyelidikan ijazah palsu di Bombana ternyata telah lama dilakukan Polda Sultra, yakni, terjadi sekitar tahun 2011 lalu. Hal ini diungkapkan Nasir Noy, Kepala BPKAD Bombana.

“PNS Bombana yang terdeteksi oleh Polda itu sekitar 148 orang. Terdiri dari 5 angkatan. Bisa jadi dugaan ijazah palsu itu digunakan untuk melamar jadi PNS atau penyesuaian kepangkatan,” jelasnya.

Nasir tidak menampik, bila ijazah yang dimiliki para PNS Bombana itu merupakan ijazah instan. ” Mungkin mereka dapat, dengan cara membeli ijazah. Ada yang menyebut 13 juta hingga 15 juta. Data real ini itu, silahkan bersurat kepada pihak Polda. Mungkin masih ada datanya,” ujar Nasir.

Mengambil data di Polda tersebut juga diungkapkan Pajawatarika, Kepala perizinan terpadu Kabupaten Bombana. “Saat itu saya masih  Sekretaris BKD Bombana. Polda Sultra sudah mengantongi sejumlah nama PNS Bombana yang terindikasi ijazah palsu diwaktu itu. Silahkan kita surati Polda sebagai data pembanding,” ujarnya.

Usai pimpin rapat, sekda Bombana H. Burhanuddin HS Noy mengatakan akan mendukung jika pihak Polda memproses lanjut dugaan ijazah palsu tersebut. Namun untuk meminta data dari polda itu, kata mantan kadis perhubungan sultra ini dinilai  mubazir.

” Itu data hukum polda. Itu sudah terproses untuk dijadikan pijakan mereka. Jika kita masuk lagi diranah itu rasanya tidak mungkin. Itu gawean mereka.  Apalagi data itu, data tahun 2011 lalu. Kita akan gunakan pola sendiri yang sudah direncanakan oleh tim,” jelasnya.

Burhanuddin menjelaskan data dari polda itu bisa bertambah atau berkurang. Sebab data itu, data tahun 2011 Lalu. Kata dia, pengusutan ijazah palsu itu akan terbongkar secara gamblang, jika penelusurannya dimulai dari  bagaimana si oknum itu  memperoleh ijazahnya. “Yang jelas tim verifikasi kami sudah bentuk. Kami akan telusuri dari prosedur mendapatkan ijazah tersebut. Jika nanti punya hasil, tinggal kita rapatkan bersama. Apakah temuan itu diteruskan ke ranah hukum atau PNS yang bersangkutan kita usulkan untuk diberhentikan,” tukasnya. DAR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *