Polisi Tangkap Tiga Pelaku Pembantai Satwa Langka

Suarakendari.com- Aparat kepolisian akhirnya berhasil membekuk tiga orang pelaku pembunuhan hewan langka dilindungi beruang madu di Kalimantan Timur. Aparat bergerak menangkap para pelaku setelah menerima laporan aktifis lingkungan hidup terkait kegiatan pembantaian satwa yang kemudian diunggah ke media sosial facebook.

“Iya kemarin siang tertangkapnya, tiga orang yang ada di facebook itu,” kata Kapolda Kaltim Irjen Safaruddin sebagaimana dilansir situs berita detikcom, Minggu (27/9/2015).

Tiga pelaku yaitu Ronal Cristoper, Martinus Belawang, dan Markus Lawai ditangkap oleh Polres Kutai Kertanegara di daerah Kecamatan Tabang. Mereka pun kemudian digelandang ke Mapolres Kukar.

“Pelaku bukan PNS, dia operator alat-alat di satu perusahaan tambang di daerah Kukar,” ujarnya.

Berdasarkan pengakuan para pelaku, lanjut Safaruddin, mereka membuang alat bukti yang digunakan untuk membunuh beruang madu ke hutan. Namun, ketiganya tak dapat mengelak dengan adanya bukti foto yang diunggah ke facebook tersebut.

“Barang bukti lagi dicari, sudah dibuang ke hutan. Tapi kan dia nggak bisa ngelak lagi, karena fotonya sama dengan yang di facebook,” urainya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, Safaruddin mengatakan para pelaku mengaku memperoleh beruang madu itu saat terjerat di perangkap orang lain.

“Menurut dia (pelaku), beruang ini terperangkap di perangkap babi, jadi ada orang yang punya perangkap babi, bukan perangkap dia. Tapi itu hanya pengakuan sementara. Kan Kenapa nggak dilepas sama dia (beruang itu),” tegasnya.

Polisi masih mendalami kasus ini. Perbuatan tersangka melanggar UU Nomor 5 tahun 1999 tentang konservasi sumber daya, alam hayati dan ekosistem dengan ancaman 5 tahun penjara jika perbuatan itu disengaja, dan 1 tahun penjara jika perbuatan lalai. (SK/Detik.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *