Connect with us

Polisi Gagalkan Penculikan Anak di Bombana

anak

Hukum & Kriminal

Polisi Gagalkan Penculikan Anak di Bombana

BOMBANA, SUARAKENDARI.COM-Satuan Polres Kabupaten Bombana gagalkan tindak pidana dugaan percobaan penculikan anak sekolah di Kabupaten Bombana Selasa (10/3) lalu, sekitar pukul 12.00 wita.

Tiga anak masing-masing berinisial Sg, (8), Ad (7) dan Sr (7) nyaris diculik saat pulang dari sekolah oleh seseorang berinisial HMD. Untungnya tindakan itu cepat diketahui Polisi, sehingga dugaan percobaan penculikan cepat digagalkan.

Kapolres Bombana AKBP Sugeng Widodo mengaku sudah mengamankan pelaku. Dugaan Penculikan terjadi ketika Sg, (8) dan Ad (7) hendak pulang kerumahnya. Saat perjalanan, tepatnya di jalan poros Kelurahan Lauru, Kecamatan Rumbia Tengah, tiba-tiba disambangi pengendara bermotor.

Kedua Kakak beradik ini lalu diajak naik ke motor Oleh pengendara HMD yang belakangan diketahui seorang PNS Dinas Kehutanan Bombana. Kepada Polisi HMD, mengaku akan mengantar Sg dan Ad pulang kerumahnya.

Namun kenyataannya, kedua anak ini tidak diarahkan pulang menuju kerumahnya, tetapi diajak keliling ibukota. Beberapa saat kemudian, barulah Sg dan Ad dipulangkan. Saat kakak beradik ini diturunkan, HMD kemudian meminta uang sebagai imbalan telah diarak keliling dengan motornya.

Karena tidak memiliki uang, kedua anak ini kemudian menangis dan melaporkan masalah yang dialaminya. “Atas dasar ini, orang tua korban bernama Amirullah melaporkan kasus ini, dan kami menindaklanjutinya,” tutur Kapolsek Rumbia, Ipda Muh Arman, SH.

Selain Sg dan Ad, satu anak lainnya berinisial Sr (7) juga dikabarkan nyaris menjadi korban penculikan. Menurut Herlin, orang tua SR, Selasa (10/3) lalu sekitar pukul 07.30 wita, dia mendapati anaknya menangis dan digendong oleh HMD di sekitar rumahnya, di bilangan Kampung Baru. Setelah didekati, Hmd baru melepaskan anaknya. “Saat saya didalam rumah, saya mendengar suara anak sedang menangis memanggil saya. Begitu keluar rumah saya langsung mendapati anak saya digendong. Saat hendak mendekatinya, barulah dilepaskan anak saya,” kata Herlin saat diperiksa penyidik polisi dari Polsek Rumbia.

Saat ini, HMD sudah diamankan di Polsek Rumbia. Polisi di tempat ini masih melakukan penyidikan intensif kepada pegawai Dinas Kehutanan Bombana. Namun dua hari diamankan, polisi melihat gelagat mencurigakan dari HMD. Wanita 30-an tahun ini, kerap berbuat dan bertingkah yang aneh-aneh selama diamankan di Polsek. Polisi mencurigai, perempuan ini mengalami depresi alias gangguan kejiwaan. Untuk membuktikan dugaan tersebut, sore kemarin, Hmd dibawah ke Rumah Sakit Jiwa Kendari dengan ditemani beberapa anggota Polsek Rumbia.(DAR)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hukum & Kriminal

To Top