Connect with us

Polantas Ngebut Tabrak Tukang Ojek

Uncategorized

Polantas Ngebut Tabrak Tukang Ojek

KOLAKA,SUARAKENDARI.COM- Sebagai pelopor kesalamatan berlalu lintas yang selalu di gembar-gemborkan oleh satuan Lalu Lintas khususnya di Kolaka nampaknya hanya selogan belaka. Betapa tidak, seorang anggota sat Lantas Polres Kolaka yang berinisial Brigadir J, memperagakan aksi ngebut-ngebut di jalan raya hingga mekana korban. Korbannya adalah seorang tukang ojek yang tengah mengantar pelanggannya.

Kronologis tabrakan yang dialami oleh tukang ojek tersebut terjadi pada jumat pagi sekitar pukul 08.31 wita di perempatan jalan Pramuka dan Khaeril Anwar. Pada saat tukang ojek ini akan menuju pasar Raya Mekongga, tiba-tiba dari arah jalan Pramuka meluncur dengan kecepatan tinggi sebuah motor yang ditumpangi Brigadir J. Akibatnya tabrakan tidak bisa dielakkan, dimana motor tukang ojek yang sudah masuk tengah dihantam oleh oknum Satlantas ini.

Karena mendapat hantaman cukup kuat, kedua pengendara ini sama-sama terlempar, bahkan seorang ibu yang menjadi bonjengan ojek jatuh ke aspal dan tidak menyadarkan diri. Melihat kondisi ini, warga yang berada ditempat kejadian segera menghentikan sebuah mobil angkutan umum lalu melarikan korban kerumah sakit terdekat.

“Betul-betul itu polisi, sudah tahu perepatan masih juga balap. Saya masih lihat itu ojek pelan-pelan lajunya sehingga dihantam tengah oleh itu satlantas.”Kata salah seorang saksi mata yang enggan disebut namanya.

warga sekitar pun menyesalkan ulah oknum Polantas tersebut. “Bukannya beri contoh yang baik itu malah balap-balap. Sudah sering kami lihat anggota Polantas di Kolaka seperti ini, walaupun tidak semua. Terusterang kami merasa kecewa pak,” Ucap Madjid, warga Kolaka.

Usai kejadian ada sejumlah keganjalan yang ditemui awak media. Pertama awak media tidak menemui sang Oknum Polntas itu dikantornya. Justru rekan kerjanya yang namanya enggan disebutkan berkata Brigadir J hanya datang menyetorkan motor hasil tilangannya. Setelah itu kembali bertugas di lapangan.

Dilain tempat korban yang sempat pingsan ti TKP diketahui tidak dilarikan kerumah sakit, tapi disuatu tempat yang tidak diketahui keberadaannya.

Ulah oknum Polntas ini memancing reaksi keras dari NGO Lokal, misalnya LSM LIDER. Herman, pentolan LSM LIDER lebih berharap agar pihak Polnatas bisa lebih berweibaya dalam bertugas. Bukan menjadi semi preman yang berseragam.

“Berwibaya lah, naik motor pelan-pelan saja. Jangan seperti preman yang balap-balap dijalan raya. Kabar bahwa ada kecelakaan seperti itu juga telah saya dengar dan pihak Lantas harus klarifikasi masalah ini,” kata Herman.

Pegiat NGO lainnya yang bernama Nasruddin Foker berharap Kasatlantas mengusut lakalantas yang terjadi pada jumat pagi yang dialami tukang ojek, sebab kejadian ini dilakukan oleh Anggota Satlantas. ABDI

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top