PNS Wajib Isi e-PUPNS

SUARAKENDARI.COM-Badan Kepegawaian Negera (BKN) menyiapkan mewajibkan Aparatur Sipil Negara atau PNS melakukan pemuktahiran data melalui Pendataan Ulang PNS secara elektronik (e-PUPNS).
Hal ini disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Negara Bima Haria Wibisana menegaskan, bahwa jika sampai 31 Desember nanti, para PNS tidak melakukan pemukhtahiran data, nama mereka terancam dihapus dari data kepegawaian. Guna mengetahui data tersebut, pihaknya akan menelusuri pegawai yang tidak memutakhirkan data di e-PUPNS.

“Setelah 31 Desember, kalau masih ada yang belum, kita akan telusuri mengapa mereka tidak mengisi. Apakah memang tidak mampu mengisi atau karena tidak eksis orangnya. Kalau emang tidak ada kita hapuskan datanya dari database ,” tegas Bima usai launching e-PUPNS di Balai Kota, Kamis.

Pemutahiran data itu, karena pada 2003 lalu ditemukan sebanyak 300.000 pegawai fiktif. Saat itu negara rugi hingga Rp 6 triliun. Kini, jumlah pegawai sudah terkikis menyisakan 10.000 PNS. Olehnya itu, Bima berharap dengan sistem e-PUPNS itu oknum-oknum PNS fiktif dapat berkurang.

“Tahun 2003 dulu sekitar 300 ribu lebih PNS fiktif di seluruh Indonesia. Sudah turun sekarang 10 ribuan, ini yang akan kita cari kalau masih ada data-data yang tidak eksis,” terangnya. SK/JP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *