Connect with us

Pilpres, DPT Kota Kendari Bertambah

Hukum & Kriminal

Pilpres, DPT Kota Kendari Bertambah

KENDARI, SUARAKENDARI.COM, Sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, maka Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kendari segera melakukan rapat pleno terhadap Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang akan digunakan dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) yang akan segera diselenggarakan pada tanggal 9 Juli 2014 mendatang.

Komisioner KPU Kota Kendari, Abdul Wahid Daming, mengatakan bahwa jumlah DPT Kota Kendari saat ini yakni sekitar 238 ribu lebih atau mengalami penambahan sekitar tujuh ribu wajib pilih dibandingkan pilcaleg lalu.

“Sesuai dengan surat edaran yang disampaikan kepada kami, maka hari ini kami melakukan rapat pleno, dari rapat pleno yang kami lakukan hari ini, maka jumlah DPT kita mengalami penambahan sekitar tujuh ribu dibandingkan pilcaleg lalu, penambahan tersebut merupakan data yang kami dapat dari petugas kami dilapangan yakni DPT pilcaleg ditambah dengan Daftar Pemilih Khusus (DPK) dan Daftar Pemilih Khusus Tambahan (DPK-Tb),” jelasnya, Senin (9/6/2014).

Jumlah wajib pilih yang bertambah tersebut, berbanding dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang justru dikurangi pada pilpres mendatang.

“Ada aturannya, pilpres kali ini dalam satu TPS, DPT kita yang bisa memberikan hak suaranya di TPS sekitar 800 wajib pilih mengingat surat suaranya hanya satu kalau pilcaleg ada empat surat suara jadi memang jumlahnya satu TPS hanya sekitar 400 wajib pilih karena waktu juga harus lebih efisien,” tukasnya.

Pengurangan TPS yang dilakukan tersebut berdasarkan letak geografis, dimana jika dalam satu wilayah tersebut terdapat dua TPS yang saling berdampingan, maka akan dijadikan satu sesuai dengan jumlah wajib pilih yang diperbolehkan untuk memberikan hak suaranya.

Sebagai tambahan, pada pilcaleg yang telah dilakukan pada tanggal 9 April 2014 lalu, jumlah TPS di Kota Kendari yakni 664, namun pada pilcaleg mendatang jumlah TPS di Kota Kendari sisa 572 TPS. (LINA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hukum & Kriminal

To Top