Pilkades Serentak di Bombana Tahun Diprediksi 2016

BOMBANA, SUARAKENDARI.COM-Meski banyak masyarakat Bombana mendambakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) dipercepat. Namun pelaksanaan pilkades secara serentak itu, bisa terwujud kecuali  tahun Depan.

Lambannya penetapan payung hukum berupa peraturan daerah (perda) serta menilik mekanisme tata cara pelaksanaan pemilihan, dapat memperlambat ambisi percepatan pelaksanaan pilkades di Bombana.

“Paling cepatnya itu, ya..tahun depan. Sekitar Januari 2016. Itu paling cepatnya, bahkan bisa berpotensi molor dari januari itu,” pungkas Heryanto anggota DPRD Bombana.

Politisi Golkar ini memprediksi, meski penetapan perdanya akan dipercepat oleh DPRD. Namun tata cara pelaksaaan pilkades nanti, bisa menelan waktu hingga enam bulan lamanya, pasca penetapan perda.

“Jangan keliru dalam memahami tata pelaksanaannya nanti. Kendati perda sudah keluar, tapi tidak serta merta pilkades itu langsung digelar. Ingat dengan tahapan-tahapan yang mesti dilalui,” terangnya.

Tahapan tersebut diantaranya,
mulai dari Perencanaan, pembentukan panitia, pengolahan daftar penduduk pemilih, syarat calon hingga tahapan lainnya. Kata Heryanto, untuk pembentukan panitia saja, akan dibagi dua kepanitiaan, yakni panitia Desa dan panitia ditingkat Kabupaten.

“Ingat, bisa keliru itu. Bila sudah ada BPD (Badan Permusyawaratan Desa) sudah membentuk panitia pemilihan di tingkat Desa. Jika pilkades itu rujukannya di perda, maka lazimnya panitia dibentuk sesudah perdanya diketuk,” ulasnya.

Heryanto ingin memastikan bahwa pelaksanaan pilkades secara serentak di Bombana , selaras dengan Peraturan Pemerintah nomor 43 tentang tata cara pemilihan. Tujuannya, agar pelaksanaan pilkades  dilaksanakan sesuai jalur hingga tidak  menimbulkan polemik dikemudian hari.

“Makanya saya prediksi pilkades serentak itu bakal dimulai awal januari 2016. Untuk verifikasi data saja, harus melalui tiga tahapan waktu. Yakni verifikasi data pemilihan sementara, verifikasi  data pemilihan tetap serta verifikasi data pemilihan tambahan.” Jelasnya

Belum lagi menghitung waktu untuk persiapan sejumlah logistik pilkades. Diantaranya kertas suara, kotak suara hingga alat kelengkapan lainnya, yang dibebankan kepada panitia ditingkat Kabupaten.

“Persiapan logistik ini saja, bisa memakan waktu lama. Apa lagi pilkades serentak di Bombana mencangkup ratusan desa. Ini belum dihitung untuk waktu persiapan Bintek (Bimbingan tekhnik) bagi penyelenggara di tingkat Desa. Ini wajib dilakukan karna diatur dalam aturan umumnya,” tukasnya.

Hingga melewati pekan kedua di Bulan Mei ini, rancangan perda tentang pilkades serentak tersebut, belum juga ditetapkan oleh dewan. Janji DPRD, 
Perda akan diketuk sekitar bulan Juni kedepan. (DAR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *