Pilkada Wakatobi, Dua Paslon Klaim Sama-sama Menang

SUARAKENDARI.COM-Seru dan menegangkan, menggambarkan betapa tingginya tensi politik pasca pemilihan kepala daerah di Kabupaten Wakatobi saat ini. Pasalnya, dari hasil perhitungan suara, kedua pasangan saling klaim kemenangan antara pasangan calon bupati/wakil bupati. Puncaknya ke dua kubu massa pendukung bahkan menggelar konvoi kemenangan keliling Wangiwangi, ibukota Kabupaten Wakatobi.

Dalam konfrensi pers, pasangan Aruhawi Ruda/Imiati Daud yang menggunakan akronim HATI mengklaim memperoleh suara sebesar 50,47 persen, sedangkan pesaingnya, pasangan Haliana/Muhammad Syawal (HALAL) hanya memperoleh 49,53 persen suara.

Klaim kemenangan pasangan HATI tersebut disampaikan tim suksesnya, Naslimin Sarlito Alimin, melalui konfrensi pers di posko pemenangan HATI di Wangiwangi. “Sesuai dengan hasil perhitungan cepat yang kami lakukan, pasangan HATI unggul 0,94 persen dari pasangan HALAL,” kata Naslimin.

Tak mau kalah, pasangan HALAL juga mengklaim memperoleh suara sebesar 50,67 persen, sedangkan pasangan HATI yang menjadi kompetitornya, hanya memperoleh suara sebesar 48,33 persen.

“Berdasarkan hasil tabulasi di setiap TPS yang dikumpulkan tim sukses, kami meraih kemenangan sebesar 2 persen lebih dari tim lawan atau HATI,” kata Haliana.

Saling klaim kemenangan dua pasangan calon ini membuat Bupati Wakatobi Hugua turun tangan. Ia mengimbau masyarakat terutama pendukung dua pasagan calon bupati-wakil bupati yang bertarung dalam pemilihan kepala daerah untuk menunggu keputusan Komisi Pemilihan Umum.

“Lembaga yang berwenang mengumumkan hasil perhitungan suara pilkada adalah KPU, bukan lembaga survei yang melakukan penghitungan cepat,” katanya.

Bupati Hugua menyampaikan imbauan tersebut karena di pilkada Wakatobi yang digelar serentak di seluruh Indonesia, Rabu kemarin dua pasangan calon bupati/wakil bupati yang berkompetisi sama-sama mengkalim menang.

Pasangan calon bupati/wakil bupati Aruhawi Ruda/Imiati Daud yang menggunakan akronim `HATI`, mengklaim menang dengan perolehan suara sebesar 50,47 persen.

Sementara kubu pasangan Haliana/Muhammad Syawal yang menggunakan akronim `HALAL` mengklaim menang dengan peroleh suara sebesar 50,80 persen, sedangkan pesaingnya, pasangan `HATI` hanya memperoleh 49,20 persen suara.

Menurut Hugua, perolehan suara berdasarkan hasil hitung cepat yang hanya berbeda di bawah angka satu persen, sulit ditentu pasangan mana yang jadi pemenang.

Oleh karena itu kata dia, masyarakat terutama massa pendukung kedua pasangan calon, agar menahan diri dan sabar menunggu keputusan akhir dari perhitungan manual di KPU.

“Percayakan hasil perhitungan suara manual kepada pihak KPU sebagai penyelenggara pilkada karena dalam menghitung perolehan suara setiap calon, KPU melibatkan saksi-saksi dari dua pasangan calon,” katanya. AN/SK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *