Persaingan Sengit Bisnis Karaoke Keluarga di Kendari

SUARAKENDARI.COM-Awalnya karaoke hanya sebuah hiburan ringan yang biasa dilakukan para pelaku bisnis di Negeri Matahari Terbit, Jepang. Selepas jam kantor mereka menjamu klien dengan bersama-sama bernyanyi di sebuah ruang. Bagi orang jepang karaoke dianggap dapat mengatasi perasaan stres dituangkan dengan cara bernyanyi.Hiburan bernyanyi ini semakin lama semakin berkembang ke arah yang lebih serius, bahkan menjadi lading bisnis yang menggiurkan. Tempat-tempat khusus bernanyi atau berkaraoke kini banyak dijumpai.

Sejarah karaoke di Indonesia diperkirakan mulai trend pada tahun 1998 dan mencapai puncaknya di  tahun 2005, dimana karaoke mulai menjadi bisnis paling laris dan menjadi salah satu tempat hiburan alternatif bagi mereka yang menginginkan hiburan, sekaligus menyalurkan hobi bernyanyi. Keberadaan bisnis karaoke sempat mendapat stiga negative sebagai lokasi pertemuan para pria hidung belang. Bisnis karaoke menjamur hingga ke kampung-kampung.

Namun stigma negative perlahan hilang seiring banyaknya pebisnis karaoke di Indonesia yang menyediakan karaoke keluarga,Perusahaan karaoke bernama ‘Happy Puppy’ yang didirikan di Surabaya merintis dan mempomulerkan karaoke keluarga di Indonesia dengan kebijakan yang secara konsisten mengembangkan karaoke tanpa wanita yang menemani dalam box karaoke / pemandu lagu, tanpa minum-minuman keras dan tempat tanpa obat-obatan terlarang.

Kota Kendari sebagai Ibukota Provinsi Sulawesi Tenggara bisnis karaoke juga kian marak.Tak sedikit dari para pebisnis yang melirik karaoke kelurga sebagai peluang bisnis termasuk pebisnis dari Jakarta yang berbondong-bondong menanamkan bisnisnya di Kendari. Sebutlah rumah karaoke Inul Vista, milik pedangdut Unul Daratisti, rumah kaoke milik artis Rossa yang berada di Jalan Saranani Kendari. Juga ada rumah Karoke milik artis Lira Virna dan rumah karoke milik artis Ahmad Dhani yang terletak di Jalan Baypass Kendari.

Pebisnis local juga banyak yang membangun rumah rumah karaoke. XO karaoke yang beralamat di Jalan Saosao misalnya, menerapkan konsep karaoke keluarga sudah lebih dari 5 tahun. Apalagi setelah melihat fakta jika masyarakat kota kendari begitu haus akan hiburan. Meski begitu jumlah tempat karaoke dianggap masih kurang, tak sebanding dengan besarnya jumlah masyarakat yang haus hiburan.

Bisnis pertambangan di Sultra sempat mendongkrak magnit usaha karaoke di Kendari dengan pendapatan yang cukup menggiurkan. “Biasanya orang tambang senang berkaraoke mereka melepaskan kepenatan dengan bernyanyi. Ini tentu peluang bagi kami,”,ungkap salah satu pebisnis karaoke di Kendari.

Di Kota Kendari setidaknya puluhan tempat karaoke kini beroperasi. Maraknya usaha tersebut terkadang menjadi sorotan public, terutama stigma negative yang mengidentikan karaoke dengan tempat maksiat. Bukan tanpa alasan, sebab, sebagain besar tempat karaoke menyediakan jasa operator wanita dalam box karaoke, terkadang ada pula rumah karaoke menyediakan minuman beralkohol.

Berdasarkan berbagai sumber Suara Kendari,mayoritas pengunjung lebih memilih tempat karaoke yang dikelola artis dan tempat karaoke kelas eksekutif,ketimbang usaha yang dijalankan oleh pengusaha yang tak mencantumkan nama artis sebagai pemiliknya ataupun kelas eksekutif.

Ini menjadi tantangan tersendiri bagi mereka pelaku bisnis rumah karaoke seperti rumah karaoke lokal, rekam jejak pendapatan dalam 1 tahun pertama sejak awal dibukanya tempat karaoke tersebut, manager karaoke di jalan Saranai mengatakan pendapatan setiap hari selalu mencapai dari target yang diinginkan perusahaan,”Waktu pertama kali dibuka dalam satu tahun pertama pengunjung ramai bahkan sering kali pengunjung yang datang  tidak bisa mendapatkan waktu untuk menyewa box karaoke,”ungkapnya.

Menyiasati persaingan dengan tempat karaoke milik artis, karaoke local lebih meningkatkan perbaikan  servis pada pengunjung. Selain itu pengelola juga mempertahankan member langganan. “Tetap kami membuka paket khusus, yaitu dengan hanya membeli makanan senilai harga yang telah ditetapkan, maka  pengunjung dapat berkaraoke selama satu jam hanya dengan harga 20.000 rupiah saja,”katanya.  Paket promo ini untuk menarik pengunjung,  dalam arti target bagi keluarga atau masyarakat yang ingin menikmati  hiburan.

Pihak manajemen juga berusaha meningkatkan peningkatan mutu sumber daya karyawan dalam melayani pengunjung, agar dapat memberi kepuasan pada pengunjung.

Konsep karaoke keluarga sengaja dipilih untuk menghilangkan stigma karaoke sebagai tempat maksiat. Artinya bahwa konsep keluarga adalah karaoke bisa benuansa lain sebagai tempat yang nyaman, bersih, jauh dari kesan maksiat kerena tidak meyediakan pemandu maupun minuman keras.

Saat ini, persaingan bisnis karaoke keluarga kian ketat, karena masing-masing tempat karaoke keluarga berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi para pengunjung yang datang. Karena pengunjung yang datang pasti menginginkan tempat hiburan mereka nyaman dan aman, serta sangat diharapkan dapat melepas penat dengan cara bernyanyi. SK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *