Connect with us

Peringati Hari Anti Korupsi, Jaksa Bagi-bagi Kalender dan Baju Kaos

Hukum & Kriminal

Peringati Hari Anti Korupsi, Jaksa Bagi-bagi Kalender dan Baju Kaos

.

KENDARI,SUARAKENDARI.com- Kepala kejaksaan tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama puluhan jaksa dan pegawainya membagikan kalender yang bertuliskan “ Mengajak masyarakat untuk bersama memberantas korupsi di Bumi Anoa”, kepada pengguna jalan di depan kantor Kejati.

Mereka juga membagikan baju kaos kepada sejumlah siswa SMA di halaman kantor Kejati Sultra. Pembagian kalender dan baju kaos kepada masyarakat dalam memperingati Hari Anti Korupsi yang dperingati setiap 9 Desember.

Irma, salah seorang siswa SMA mengatakan, bersedia terlibat dalam memerangi kasus korupsi.

” kami sebagai generasi muda penerus bangsa akan mengawal proses pemberantasan korupsi, sebab perbuatan itu telah menyengsarakan rakyat banyak. Makanya pelaku korupsi harus dihukum seberat-beratnya bila perlu dihukum mati saja,” tuturnya.

Sementara itu, kepala kejaksaan tinggi Sultra Andi Nurwina mengatakan, pembagian kalender dan baju kaos itu untuk mengajak masyarakat Sultra ikut terlibat dalam pemberantasan korupsi.

“ kegiatan ini kami lakukan untuk mengajak masyarakat ikut memerangi perilaku korupsi, kita juga membuat website www.kejati-sultra.info,  agar masyarakat bisa mudah melaporkan kasus dugaan korupsi,” ungkap, Andi Nurwina dalam keterangan pers peringatan Hari Anti Korupsi di kantornya, Selasa (9/12/2014).

Serangkai dengan Peringatan Hari Anti Korupsi, Kejati Sultra mengklaim telah menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp 4 miliar lebih dalam setahun terakhir ini. Penyelamatan uang negara berdasarkan dari 50 kasus korupsi yang tersebar kabupaten dan kota di Sultra.

“ dari 50 kasus itu sudah ada yang telah ditingkatkan dan diselesaikan, sisanya sementara berjalan. 18 kasus sedang diselidiki, 15 penyidikan dan 14 kasus tahap penuntutan,” tukasnya.

Adapun kasus korupsi yang menonjol, yakni korupsi pembangunan kantor bupati Konawe Utara, Perjalanan dinas fiktif anggota DPRD Wakatobi dan terbaru dugaan tindak pidana korupsi retribusi di bandara Haluoleo yang melibatkan kepala UPTD bandara.  (qq)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hukum & Kriminal

To Top