Connect with us

Perekonomian Sultra Perlahan Membaik

Bisnis

Perekonomian Sultra Perlahan Membaik

KENDARI, SUARAKENDARI.COM – Triwulan pertama tahun 2015 , pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tenggara perlahan-lahan mulai meningkat yakni sebesar 7,6 persen. Salah satu factor yang mempengaruhi diantaranya adalah sebagian kecil perusahaan tambang, kembali melakukan pengolahan ore nickel.

Analisis Ekonomi Perwakilan BI Sultra, Daniel Agus Prasetyo, Kamis (26/2), menyampaikan, peningkatan pertumbuhan ekonomi tersebut dipengaruhi oleh seiring dengan optimisme pemerintah pusat yang mengalokasikan sebagian subsidi ke perbaikan infrastruktur serta adanya swasembada pangan.

“Kita sedikit lebih tinggi dari angka nasional yakni 5,8 persen. Sebenarnya, dengan adanya perbaikan infrastruktur, sangat mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi di daerah, sebab akan memancing investor dari luar untuk menanamkan saham mereka di Sultra,” jelasnya.

Sebelumnya, lanjutnya, jika melihat pada triwulan IV 2014, perekonomian Sultra sedikit melambat yakni 5,31 persen. Hal ini juga sangat jauh berbeda dengan periode sebelumnya yang pertumbuhannya mencapai 5,86 persen.

“Melambatnya perekonomian Sulawesi Tenggara disebabkan oleh terkontraksinya ekspor luar negeri seiring dengan pelarangan ekspor nikel mentah (ore) sejak diberlakukannya Undang-Undang Minerba pada 12 Januari 2014 yang lalu,” kata Daniel.

Selain itu, meningkatnya inflasi seiring dengan kenaikan harga BBM bersubsidi menyebabkan perlambatan pada aktivitas konsumsi rumah tangga sehingga menahan laju perekonomian pada periode tersebut. Sementara itu dari sisi penawaran, melambatnya kinerja sektor pertanian dan sektor konstruksi menjadi penyebab perlambatan perekonomian di Sulawesi Tenggara.

Dengan kinerja tersebut, maka sepanjang tahun 2014 lalu, perekonomian di Sulawesi Tenggara tumbuh sebesar 6,26 persen lebih rendah dibandingkan tahun 2013 yang dapat tumbuh sebesar 7,51 persen. Meskipun mengalami perlambatan, lanjutnya lagi, namun tingkat pertumbuhan ekonomi di Sultra tercatat masih lebih tinggi bila dibandingkan dengan tingkat pertumbuhan ekonomi nasional yang pada triwulan IV 2014 tercatat tumbuh sebesar 5,01 persen, dan untuk tahun 2014 hanya tumbuh 5,02 persen.(MIN)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Bisnis

To Top