Connect with us

Perda Soal Sampah Belum Maksimal

Metro

Perda Soal Sampah Belum Maksimal

KENDARI, SUARA KENDARI.COM-Kendati Pemerintah Kota Kendari telah menetapkan peraturan daerah (Perda) nomor 5 tahun 2008 tentang pelayanan pengangkutan sampah, namun hal itu tetap saja tidak bisa membuat masyarakat lebih sadar untuk membuat sampah sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Seandainya ada langkah tegas dari pemerintah kota, salah satunya adalah dengan memberikan denda kepada warga yang kedapatan membuang sampah tidak sesuai jadwal, pemandangan sampah yang menggunung di tempat pembuangan sampah (TPS) tidak akan terjadi.

Hal itu dikatakan oleh Kepala Bidang Persampahan Dinas Kebersihan kota Kendari, Asrudin, saat ditemui di ruang kerjanya kemarin. Menurutnya, jika sampah rumah tangga masyarakat dibuang pada waktu malam hari, masalah sampah yang bertumpuk di TPS tidak akan terjadi. Apalagi, dari kurang lebih 1035 meter kubik sampah yang dihasilkan oleh masyarakat, hanya 800 kubik saja yang berhasil diangkut.

“Kalau kendala dalam pengangkutan, sama sekali kami tidak alami karena armada yang kami miliki saat ini dirasakan cukup walau usianya sudang tua. Hanya saja, yang kami sering kami temukan di lapangan ketika TPS yang sampahnya sudah kami bersihkan, setengah jam kemudian sampah menumpuk lagi,” jelasnya.

Untuk mengatasi masalah tersebut, lanjutnya lagi, pihaknya harus melakukan penyisiran kembali pada siang hari agar tidak terjadi penumpukan sampah di TPS. “Untuk melakukan itu kami menyiapkan hingga 12 unit truk untuk menyisir seluruh TPS yang ada, karena ” ungkap Asrudin.

Saat ini, Dinas Kebersihan armada pengangkut sampah Dinas Kebersihan berjumlah 34 unit. Tahun ini Dinas Kebersihan menambah 2 unit Amrol atau kendaraan penganggkut container bersama 10 unit container. (min)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Metro

To Top