Connect with us

Pendirian Pabrik Gula Konsel Hanya akan Melahirkan Konflik Baru

Suara Lingkungan

Pendirian Pabrik Gula Konsel Hanya akan Melahirkan Konflik Baru

KENDARI, SUARAKENDARI.COM- Wahana Lingkungan Hidup Sultra
menilai jika pemerintah memaksakan pendirian pabrik gula di konawe selatan maka hal itu hanya akan kembali melahirkan konflik sosial yang berkepanjangan baik antara masyarakat, pemerintah maupun pengusaha /perkebunan.

Walhi mencatat, 20 tahun kehadiran perkebunan tebu di Angata – Konawe Selatan, dengan segala resiko, dampak sosial, budaya dan ekonomi yang ditimbulkan selama ini.

“Saya kira masyarakat sudah paham atas janji-janji penguasa dan pengusaha. Kami paham pula aroma perselingkuhan antara penguasa dan pengusaha begitu kental. Inilah relasi yang dibangun atas nama rakyat,”kata Kisran Makati, Direktur ED Walhi Sultra.

Masyarakat sultra semakin paham orientasi pemerintah yang selalu bersifat jangka pendek tanpa memikirkan nasib masyarakat baik untuk keberlangsungan budaya dan norma setempat, maupun resiko sosial, ekonomi dan politik di masa mendatang. Anehnya selama ini perselingkuhan senantiaa dibackup oleh aparat penegak hukum.
Karena itu masih menurut kisran makati, masyarakat tidak percaya lagi pemerintah khususnya pemerintah kabupaten konsel, yang selama ini menabur dosa sosial dan dosa politik dimasa lalu dan di masa mendatang.

Walhi memandang, sangat beralasan untuk menolak kehadiran Perkebunan/pabrik tebu di Konawe selatan. Betapa tidak tahun 1996 investor yang bernama PT. SMB, dan Tahun 2003 di take over pada perusahaan PT. BNP dan terakhir di take over lagi pada PT. marketindo selaras, setidaknya pabrik gula di angata yang didegung-degungkan telah berusia 20 tahun dan telah melewati 3 fase kepimpinan yakni di masa pemerintahan Gub. Drs. H. La Ode Kaimuddin, H. Ali Mazi, SH dn H. Nur Alam, SE, M.Si sementara bupati saat itu adalah Drs. H. Razak Porosi, M. Si dan sekarang Drs. H. Imran, M.Si berkuasa 13 tahun dan hanya mampu mengeluarkan 40 IUP Tambang, 5 IUP Perkebunan Sawit daan 11 IUP perkebunan Tebu.
Inilah warisan pemerintah konawe selatan yang akan akan menjadi bom waktu setiap saat bagi masyarakat setempat.Yos

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Suara Lingkungan

To Top