Connect with us

Penampungan Aspal Cair Meledak, Warga Histeris

Hukum & Kriminal

Penampungan Aspal Cair Meledak, Warga Histeris

 

KENDARI, SUARAKENDARI.com- Tempat penampungan drum bekas  aspal cair milik dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi  Sulawesi Tenggara (Sultra) di Jalan Pierre Tendean Kendari  terbakar, Minggu (16/11/2014) sekira pukul  12.30 wita.  Pantauan di lokasi kebakaran  terdengar  ledakan beberapa kali disertai semburan api menjulang  tinggi. Akibatnya, warga di komplek BTN Beringin Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kendari terlihat histeris dan berlarian meninggalkan rumah mereka.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun hingga berita ini diturunkan api belum berhasil dipadamkan petugas.  Bahkan,  api semakin membesar saat petugas pemadam menyemprotkan air ke lokasi kebakaran.

Seorang ibu yang rumahnya bersebelahan dengan lokasi kebakaran,  terlihat  melakukan  salat di tengah jalan sambil menangis. Dia histeris dan meminta pertolongan tuhan agar api tidak merembet ke rumahnya yang hanya dipisahkan oleh jalan seluas lima meter.

Wawan, salah seorang warga perumahan Beringin menuturkan,  awalnya  ia melihat ada orang buang sampah di lokasi penampungan aspal. Kemudian  percikan api menyala , semakin membesar dan tiba-tiba meledak.

“  Semula kami perkirakan bukan penampungan aspal yang terbakar, tetapi dua rumah dekat penampungan aspal bekas.  Tapi sesaat kemudian ada bunyi ledakan dan api semakin membesar dari lokasi  aspal tersebut,” kata Wawan di lokasi kebakaran, Minggu (16/11/2014).

Dia mengatakan, penampungan aspal itu sudah ada sejak puluhan tahun lalu. Karena lokasi tersebut sudah ada sebelum BTN Beringin dibangun.

“ Ada puluhan tahun itu tempat, jadi drum aspal cair yang sudah tidak terpakai ditampung di situ. Ada sekitar ratusan drum aspal ditampung  dan itu milik PU provinsi,” tambah wawan.

Untuk memadamkan api,  sekitar delapan unit mobil pemadam diturunkan mulai dari dinas kebakaran kota Kendari, Provinsi Sultra. Dua unit pemadam milik  bandara Haluoleo Kendari, , satu unit dari pangkalan angkatan laut Kendari, dua mobil watercanon polda Sultra, satu unit dari PDAM Kendari dan beberapa mobil pick up milik warga yang ikut membantu memadamkan api. (Kiki )

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hukum & Kriminal

To Top