Connect with us

Pembangunan Pasar Sentral Habiskan Rp 122,3 Miliar

anggota pol pp tewas walikota kendari panen sorotan

Metro

Pembangunan Pasar Sentral Habiskan Rp 122,3 Miliar

KENDARI,SUARAKENDARI.COM-Walikota Kendari Ir. Asrun menjelaskan pembangunan pasar yang dimulai tahun 2010 ini menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belaja Daerah (APBD) murni kota Kendari selama kurun waktu 3 tahun dengan total anggaran sekitar Rp 122,3 miliar.

Pembangunan pasar dilakukan kata walikota dengan sejumlah alasan diantaranya umur bangunan yang berusia sekitar 30 tahun sehingga sangat rawan dan beresiko terhadap bahaya kebakaran dan gempa bumi.

“Pertumbuhan pasar atau ritel-ritel modern yang begitu cepat di daerah perkotaan yang menawarkan keamanan dan kenyamanan dalam berbelanja merupakan ancaman yang dapat mematikan pasar-pasar tradisional” jelasnya.

Pasar yang bisa menampung sekitar 2000 pedagang tersebut berdiri di atas lahan seluas 1,7 hektare dengan total luas bangunan 3,6 hektare dengan struktur bangunan tiga lantai.

Dipasar kering terdapat sebanyak 1032 kios yang terdiri dari lantai 1 terdapat 562 kios dan lantai dua sebanyak 470 kios. Sedangkan pasar basah yang disediakan untuk pedagang sayur dan ikan terdapat sebanyak 345 petak terdiri dari 170 petak dilantai 1 dan 175 petak di lantai 2.

Selain pasar sentral kendari pemerintah kota Kendari   juga tengah menyelesaikan pembangunan pasar sentral Wua-Wua yang membutuhkan anggaran sekitar Rp 60 miliar.

“Hingga saat ini dana yang dapat kami siapkan dan telah dilaksanakan baru sebesar Rp 35 miliar, dengan demikian kami masih kekurangan dana sebesar Rp 25 miliar lagi, kiranya bapak menteri berkenan memberikan bantuan pendanaan untuk penuntasan pembangunan pasar wua-wua tersebut” pinta walikota.(ALIN)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Metro

To Top