Connect with us

Pelajar Kampanye Penyelamatan Teluk Kolono

nelayan panen rumput laut teluk kolono

Suara Lingkungan

Pelajar Kampanye Penyelamatan Teluk Kolono

KONSEL, SUARAKENDARI.COM-Para para pelajar di wilayah Kecamatan Kolono, Kabupaten Konawe Selatan melakukan kampanye bersama menyelamatkan teluk kolono dari kerusakan lingkungan laut. Kepedulian para pelajar, dari tingkat SD hingga SMA ini dengan ikut menandatangani deklarasi penyelamatan Teluk Kolono. Penandatanganan tersebut, disaksikan unsur Muspida Kabupaten Konawe Selatan serta pemerintah Kecamatan Kolono dan tokoh masyarakat setempat.

“Bagi saya, keberadaan Teluk Kolono, bukan hanya tempat mencari ikan bagi nelayan setempat, melainkan sebagai bagian dari kehidupan masyarakat Kolono yang mayoritas nelayan. Jadi harus dilestarikan,”kata Haris, pelajar SMU, asal Desa Rumba-rumba, Jumat (26/9).

Haris mengaku, salah satu upaya yang dilakukan agar tetap menjaga keberlanjutan sumberdaya perikanan di teluk kolono, yaitu, melalui kampanye penyadaran pada masyarakat dengan menggunakan media-media seperti poster spanduk warung, gelas dan lain-lain, atau kegiatan yang didalamnya ada pesan-pesan konservasi yang diharapkan dapat membawa perubahan di masyarakat.

Sementara, Musriadi, penggiat lingkungan teluk Kolono menjelaskan, teluk kolono yang mempunyai panjang garis pantai ± 54 Km², saat ini pemanfaatannya, selain lokasi mencari ikan, juga sebagai lokasi budidaya ikan dan rumput laut warga setempat. Namun sayangnya, sebagian oknum warga masih menggunakan alat tangkap yang merusak seperti penggunaan bom, serta adanya aktifitas Kapal PurseSeine yang beroperasi dalam teluk. Kedua aktifitas ini, menyebabkan kerusakan ekosistem terumbu karang, yang merupakan tempat habitat berbagai ikan karang maupun biota lainnya.

“Untuk mengatasi aktifitas ilegal itu, Kami terus mennggalang kampanye pelestarian teluk kolono dengan menggalang partisipasi masyarakat lokal dalam mengelola perikanan, agar tetap berkelanjutan sehingga dapat dinikmati hari ini, hari esok dan hari yang akan datang,”ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Konawe Selatan, Drs H Sutoardjo Pondiu MSi, menekankan pentingnya menjaga kelestarian perairan laut demi menjaga keberlangsungan ekosistem yang berdampak pada kesejahteraan nelayan. Warga juga dihimbau untuk tidak melakukan penangkapan secara berlebihan.

“Penangkapan yang berlebih atau Overfishing bila terus dilakukan tanpa ada upaya-upaya untuk mencegah baik dari masyarakat setempat maupun dari pemerintah setempat, maka akan dapat menurunkan kemampuan regenerasi dalam mengelola sumberdaya yang berada pada perairan teluk kolono,”ujar Sutoardjo Pondiu. YOS

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Suara Lingkungan

To Top