Connect with us

Pekan Depan, Pembunuhan TWT Direkonstruksi

Metro

Pekan Depan, Pembunuhan TWT Direkonstruksi

 

KENDARI, SUARAKENDARI.Com-Pekan depan, Kepolisian Sektor (Polsek) Kemaraya, bekerjasama dengan Polres Kendari, bakal menggelar reka ulang kasus pembunuhan terhadap Eka Prasetya (24), didepan Taman Hiburan Wisata Teluk (TWT), Minggu (9/2).

Polisi sudah merampungkan pemeriksaan terhadap tersangka dan saksi mata. Selain itu, barang bukti pelaku juga sudah dilengkapi.

“Ini kami lakukan, untuk kelengkapan tahap dua, yang jelasnya penyidik sudah membereskan pemeriksaan terhadap para tersangka selanjutnya berkas BAP langsung kamu tahap dua,” kata Kapolsek Kemaraya, Iptu Tribuana Roseno, Kamis (20/2).

Dikatakan Kapolsek, enam orang saksi mata sudah diperiksa. Yaitu, dua orang anak yang menemukan mayat Eka Prasetya, seorang saksi bernama Ferdi, dua orang rekan korban dan orang tua korban. Keenamnya diperiksa di Polsek Kemaraya.

Sementara itu, barang bukti berupa sebuah badik yang dipakai membunuh korban okeh tersangka sudah diamankan. Sehelai baju yang digunakan pelaku malam saat pembunuhan juga ikut diamankan polisi berdasarkan keterangan saksi mata.

Diketahui, keempat tersangka yaitu, Awaluddin alias Awal(19), One Simos alias One (19), Antoni alias Toni dan (20) dan Idul Akbar (18).

Pelaku utama diketahui bernama Awaluddin. Dia mengaku membunuh karena dendam lama. Sementara, tiga pelaku lainnya hanya ikut membantu memukul dan menganiaya korban.

Keempatnya berhasil ditangkap tidak sampai 24 jam setelah aksi pembunuhan. Saat itu, keempat anak punk ini, ditangkap disebuah rumah panggung di wilayah Anduonohu saat sedang asyik tertidur.

Dari pengakuan keempatnya, mereka hendak melarikan diri ke wilayah Makassar, Sulsel namun belum memiliki uang yang cukup. “Mereka terancam pasal 338 KUHP, terkait penganiayaan yang menyebabkan kematian seseorang dengan ancaman hukuman selama 20 tahun penjara,” tegas Kapolsek. YS

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Metro

To Top