PDAM Pecat 60 Karyawannya

KENDARI, SUARAKENDARI.COM- Sudah lebih dari 1 tahun kepeminpinan Damin sebagai direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Anoa Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menggantikan Almarhum Said Sirate. Di masa kepemimpinannya itu sejumlah penataan terus ia lakukan untuk membenahi PDAM.
Sorotan tentang karyawan PDAM yang melebihi rasio pelanggannya perlahan mulai dibenahi dengan menerapkan sanksi tegas terhadap karyawan. Penataan jumlah karyawan ini dilakukan dengan meningkatkan disiplin pegawai melalui absensi kehadiran yang dilakukan 4 kali setiap hari, dimulai jam 7.30 Wita, jam 10.00 Wita, jam 13.00 Wita dan jam 16.00 wita.
“Pegawai yang 3 hari berturut-turut tidak hadir akan dikenakan sanksi teguran, 3 kali berturut-turut masih melanggar langsung di kenakan sanksi pecat, saat ini sudah sekitar 60 karyawan yang sudah dipecat dan hingga kini tidak ada penambahan karyawan baru”,ujar Direktur PDAM Tirta Anoa Damin, Rabu (12/10/2015) di ruang kerjanya.
Dampak dari penegakan disiplin tersebut lanjutnya membuat kinerja para pegawai semakin meningkat, dari segi pembayaran gaji menurutnya, tidak pernah lagi terlambat, termasuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) baru-baru ini.
Ia mengakui rasio perbadingan karyawan dengan jumlah pelanggan PDAM cukup tinggi, namun pengurangan jumlah karyawan PDAM tidak bisa sekaligus karena akan berhadapan dengan undang-undang ketenagakerjaan.(ALIN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *