Connect with us

Pawai Budaya, Cerminan Beragam Etnis

Metro

Pawai Budaya, Cerminan Beragam Etnis

KENDARI, SUARAKENDARI.COM, Kota Kendari yang merupakan Ibu Kota dari provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) merupakan kota yang memiliki beragam penduduk dengan etnis yang berbeda-beda. Perbedaan etnis yang ada di Kota Kendari tidak membuat kota ini menjadi kota yang selalu rawan akan keributan.

Kota Kendari yang memasuki usia ke-183 ingin membuktikan kepada seluruh warganya bahwa kota ini masih menjadi kota yang aman melalui pawai budaya yang ditampilkan sebagai salah satu rangkaian HUT Kota Kendari.

Sebanyak 11 suku atau etnis yang tinggal di ibu kota Provinsi Sultra itu, menunjukkan berbagai kelebihan dari daerah masing-masing, tidak hanya sekedar memamerkan pakaian adat tapi juga berbagai tarian khas daerah ditampilkan dalam pawai budaya.

Walikota Kendari, Asrun, mengatakan, bahwa pawai budaya yang ditampilkan hari itu untuk menunjukkan kepada seluruh masyarakat akan keberagaman yang ada di Kota Kendari dengan tetap mempertahankan stabilitas daerah selama ini.

“Pawai budaya yang kita lakukan hari ini, tidak hanya sebatas pertunjunkan budaya masing-masing, terlepas dari itu semua kita bisa membuktikan bahwa kita kaya akan keberagaman etnis dan kita mampu menjaga satu sama lain,” katanya.

Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Kendari untuk tetap mempertahankan keadaan seperti itu agar tetap bersatu meskipun berbeda.

Hal lain yang dapat dilihat dari pertunjukan pawai budaya yang dilakukan hari itu, semua etnis bisa saling mengenal satu sama lain lagi akan keberagaman masing-masing budaya.

Beberapa etnis yang ikut dalam pawai budaya hari itu antara lain Lembaga Adat Tolaki (LAT), NTT, Bali, Gorontalo, Tionghoa, Kastor, Jawa Marga Mulyo (Kesenian Kuda Lumping), Jawa Margo Mulyo (Campur Sari), Selayar, Jawa Ponorogo dan Muna. (LINA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Metro

To Top