Connect with us

Pasca Pemilu, Semangat Pemekaran Kabaena Redup

Metro

Pasca Pemilu, Semangat Pemekaran Kabaena Redup

BOMBANA,SUARAKENDARI.COM-Entah apa kendalanya, pasca pemilihan legislatif (pileg) 2014, semangat usulan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kepulauan Kabaena, Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara makin surut.

Kendornya perjuangan ini, menguatkan indikasi sinyal bahwa, isu pemekaran Kabaena seakan sengaja digelindingkan untuk  meraih simpati masyarakat jelang pilleg. Sementara pasca pileg, entah mengapa, gaung pemekaran makin hari kian redup.

Rahman, warga Kabaena menginginkan panitia percepatan pemekaran (yg dulunya sudah dibentuk) agar tetap berjuang, dan terus mengedepankan aspirasi masyarakat .

“Kami masyarakat kabaena ini terus menanti, sudah sejauh mana perjuangan pemekaran daerah. Sebab pasca pemilu, isu itu seakan hilang. Padahal potensi Kabaena, layak mekar, apa lagi di dukung oleh semua masyarakatnya ,” tukas Rahman di Rumbia.

Diketahui sebelum Pileg, rutinitas pertemuan pemekaran Kabaena cukup intensif. Bahkan usulan DOB ini, sudah mendapat persetujuan dari DPRD Kabupaten Bombana.

Namun sayang, perjuangan yang dulunya menggebu-gebu itu, kini redup alias “mati Suri”.  Pengamat Politik Bombana, Muhamad Anis menilai, jika perjuangan ini tidak ditindak lanjuti lagi, maka isu pemekaran akan menambah catatan buruk.

Sebab, pemekaran Kabaena bukan kali pertama dihembuskan. Pada masa pemerintahan Bupati Bombana Atikurahman, pengusulan DOB ini sempat mencuat.

Namun kelanjutan pengusulan ini perlahan mulai redup . “Kalau tidak salah, waktu itu pengusulan pemekaran dilakukan pada saat dekat-dekat moment pilcaleg 2009 lalu. Sedikit mirip, dengan pengusulan pemekaran tahap dua ini, dekat-dekat moment Pilcaleg 2014. Pengusulan ini khan dilakukan akhir 2013 lalu,” tandas Anis.

Meski begitu, Anis berharap agar usulan pemekaran ini, lekas ditindaklanjuti agar tidak disandra oleh citra dari cerita pengusulan sebelumnya.

“Masyarakat itu mulai menyanding-nyadingkan. Bahkan ada yang menyebut ini cuma jualan politik semata. Makanya pengusulan ini, harus ditindak lanjuti segra. Paling tidak jangan putus, atau jedahnya itu jangan terlalu lama,” sarannya  (DAR)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Metro

To Top