Connect with us

Panwaslu Bombana Dinilai Keliru Pahami Pembagian Hologram

Hukum & Kriminal

Panwaslu Bombana Dinilai Keliru Pahami Pembagian Hologram

 

BOMBANA,  SUARAKENDARI.COM- Ketua KPUD Bombana Batmang mengatakan Panwaslu Kabupaten Bombana keliru menafsir pembagian hologram untuk formulir C, C1 dan Lampirannya.

Hologram hanya diperuntukan bagi formulir KPUD (PPK, PPS dan KPPS). Sementara formulir C, C1 dan lampirannya untuk saksi parpol maupun panwaslu tidak perlu dihologram.

“Formulir mereka itu (Panwas dan saksi parpol cuma salinan saja. Yang utama diberi hologram itu, adalah PPK,PPS maupun KPPS,” terangnya.

Batmang mengaku aturan itu sesuai dengan surat edaran KPU Nomor : 356/4/III/ 2014 tentang tata cara penempelan hologram pemilu, serta mengacu pada pasal 5 peraturan KPU nomor 26 tahun 2013.

“Saya juga heran di tuding menumpukan hologram. Padahal tidak, hologram itu sangat terbatas, makanya kami bagikan cukup ditubuh KPUD saja. Tapi kenyataan dilapangan, banyak hologram itu diminta oleh pihak panwascam. akibatnya hologram selalu kurang dilapangan,” jelasnya.

Apalagi kata Mantan Dosen Muhamadiyah Kendari ini, hologram yang diberikan di Kabupaten Bombana sangat terbatas.

Senada dengan itu diungkapkan juga sekretaris KPUD Bombana, Andi Pateroi. “Jika semua diberikan hologram, maka keaslian suatu dokumen akan buyar. Bayangkan jika ketiganya (Panwaslu, Saksi Partai. KPUD) diberikan semua. Lalu dokumen siapa yang bakal dipercaya nantinya,” ujarnya.

Apalagi kata mantan ketua Panwaslu Kabupaten Bombana ini, nominal hologram itu sangat terbatas. “Itu cetaknya di pusat. Kita menerimanya dari Bawaslu provinsi, makanya yang kami utamakan itu adalah dokumen KPUD baik PPK, PPS Maupun KPPS,” tukas Andi Pateroi.

Sebelumnya, pihak KPUD dikritisi Panwaslu Kabupaten Bombana akibat tidak membagikan sejumlah hologram untuk formulir C1 bagi panwaslu maupun saksi parpol. Beragam tudingan dialamatkan kepada KPUD Bombana, diantaranya sengaja menyembunyikan hologram. “Makanya kami juga ingin klarifikasi atas tudingan tersebut bahwa itu tidak benar. Bukan sengaja menyembunyikan namun memang, hologram yang diberikan kepada kita itu terbatas,” terang Andi Pateroi (DAR)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hukum & Kriminal

To Top