Panwas Muna Selidiki Keberangkatan 150 Kades di Jogja

SUARAKENDARI.COM- Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Muna, kembali menemukan dugaan pelanggaran penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh salah satu calon Petahana atau incumbent yakni dr LM Baharuddin. Dari laporan yang masuk di meja Panwas Muna, sebanyak 150 Kepala Desa di Kabupaten Muna, diberangkatkan oleh calon Petahana ini dengan alasan kegiatan Bimbingan tehknis (Bimtek).
“Para Kepala Desa di Muna, saat ini sedang di bawa di Jogjakarta. Katanya ada Bimtek. Yang menjadi pertanyaan dari Panwas, diduga ada muatan politik dalam pertemuan tersebut. Apalagi, Bupati Muna (dr LM Baharuddin,red) merupakan salah satu peserta dalam Pilkada ini,” ungkap Anggota Panwaslu Muna, Al Abbzal Naim, saat ditemui di Kendari, Sabtu (12/9).
Panwas Muna menilai, hal ini sengaja dimanfaatkan sebelum masa jabatan dari calon petahana ini yakni dr LM Baharuddin berakhir. Apalgi, anggaran yang digunakan untuk memberangkatkan para kepala desa ini, menggunakan APBD dan dana desa.
“Dari 150 kepala desa ini, gelombang pertama sekitar 70 kepala desa telah diberangkatkan ke Jogjakarta. Sisanya lagi akan diberangkatkan dalam waktu dekat ini,” jelasnya.
Jika hal itu merupakan salah satu program dari pemerintah Kabupaten Muna, Panwaslu juga tidak mempersoalkan hal tersebut. Tetapi, saat ini merupakan momen kampanye dari para pasangan calon yang akan bertarung di Pilkada Muna nanti, sehingga hal itu bisa dijadikan sebagai strategi kampanye dari calon Petahana ini.
“Nantinya, Panwas Muna akan meminta laporan dari para kepala desa ini, apa saja yang mereka lakukan disana. Kalau ada temuan bahwa ada muatan politik di dalam pertemuan tersebut, maka hal itu bisa dijadikan sebagai salah satu pelanggaran,” katanya. (Arn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *