Connect with us

PAN Belum Pastikan Ketua DPRD Sultra

Hukum & Kriminal

PAN Belum Pastikan Ketua DPRD Sultra

KENDARI, SUARAKENDARI.COM, Partai Amanat Nasional (PAN) yang merupakan partai dengan perolehan suara terbanyak tingkat DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra), dengan perolehan sebanyak sembilan kursi tentu saja membuat PAN akan menduduki kursi sebagai Ketua DPRD Sultra periode 2014-2019 menggantikan posisi Partai Golkar.

Menduduki kursi ketua ternyata tidak membuat PAN mengambil langkah terburu-buru untuk segera menentukan siapa kadernya yang akan menjabat sebagai Ketua DPRD Sultra.

Ketua DPW PAN Sultra, Nur Alam, mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada nama yang akan diusungnya sebagai ketua. Pasalnya, pihaknya masih konsen untuk memikirkan kemenangan Prabowo-Hatta sebagai capres dan cawapres yang akan digelar pada Juli 2014 mendatang.

“Masih lama, konsen untuk sukseskan pilpres dulu kemudian kita pikirkan siapa yang akan duduk sebagai ketua, kalau saat ini saya sama sekali belum ada bayangan siapa kader saya yang akan saya percayakan menduduki kursi ketua,” katanya.

Ia juga mengatakan bahwa SK DPP No 074 Tahun 2009 yang mengatur bahwa kursi ketua harus diduduki oleh anggota dan suara terbanyak masih memungkinkan untuk diubah karena aturan tersebut merupakan aturan partai yang dibuat untuk kepentingan bersama pula.

“Aturan itu merupakan petunjuk yang sangat mungkin dilakukan perubahan atau modifikasi sepanjang partai menyetujui perubahan yang akan dilakukan, yang jelas nanti kami akan bahas diinternal partai kami,” ujarnya.

Nur Alam bahwa sempat berceloteh jika ia menginginkan yang akan menjadi ketua itu semua kader yang terpilih, jadi sistemnya akan diroling atau waktu tertentu diganti berdasarkan keputusan bersama.

“Ya kalau mau saya, semuanya saja, biar semua bisa merasakan kursi ketua,tapikan tidak mungkin seperti itu, nantilah setelah pilpres baru ada keputusannya,” tukasnya. (LINA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hukum & Kriminal

To Top