Pameran Benda Pusaka Dipadati Pengunjung

SUARAKENDARI.COM- Hari pertama pameran benda-benda pusaka kerajaan langsung dipadati pengunjung. Warga dengan antusias datang menyaksikan dari dekat warisan kerajaan yang pernah jaya masa lalu itu. Pameran benda pusaka merupakan rangkaian kegiatan festival keraton dan masyarakat ASEAN III di Kendari yang akan berlangsung selama empat hari itu. Kerajaan yang memajang benda pusakanya yakni, Kerajaan Moronene (Sultra), Kerajaan dari Kalimantan Barat, Kerajaan Konawe (Sultra), Kerajaan Muna (Sultra) dan Kesultanan Buton (Sultra).

Pengunjung pameran, Lukman (30) mengaku senang dengan adanya pameran benda-benda pusaka kerajaan itu karena selama ini tidak pernah melihat langsung benda-benda tersebut. “Saya bisa melihat langsung benda-benda pusaka dari kerajaan-kerajaan yang ada di Sulawesi Tenggara,” katanya.

Pengunjung lain, Nirna (28) mengaku kagum dengan benda-benda pusaka peninggalan kerajaan yang pernah ada di daerah itu, seperti senjata tajam.

Pada stand pameran Kerajaan Moronene menampilkan beberapa benda pusaka berupa alat perang seperti Pando (tombak), Taawu (parang), Tobo (badik), dan Leko (keris).

Beberapa stand pameran lain seperti Kerajaan Konawe, Kerajaan Muna dan Kesultanan Buton juga menampilkan benda pusaka senjata tajam sejenis tombak, pedang, keris, tetapi dengan penamaan lokal yang berbeda-beda.

Festival keraton dan masyarakat adat ASEAN III berlangsung dari 12-15 November ini diikuti 143 kerajaan nusantara dan kerajaan luar negeri dari lima negara yakni Tiongkok, Malaysia, Filipina, Singapura dan Pakistan. SK/AN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *