Connect with us

P2ID Nasibmu Kini

Metro

P2ID Nasibmu Kini

KENDARI, SUARAKENDARI.COM-Dulu namanya Pusat Promosi dan Informasi Daerah (P2ID) Sultra, namun jangan tanya kondisinya sekarang. Benar-benar memprihatinkan, kotor dan sangat tidak terawat. Padahal, siapa sangka di lokasi seluas 15 Hektar ini dulunya adalah lokasi favorit warga , tempat dihelatnya berbagai ivent-ivent berskala besar kota ini.

P2ID adalah warisan pembangunan Almarhum La Ode Kaimoeddin, Gubernur ke 4 Sulawesi Tenggara. Oleh pendirinya, bercita-cita membangun P2ID  mirip taman Mini Indonesia Indah (TMII), dimana akan menjadi miniatur melihat Sultra dalam satu lokasi. Di sana bisa dilihat deretan rumah adat Sulawesi Tenggara, serta semua stand milik pemerintah kota/kabupaten se Sultra berdiri kokoh.

Sayang, seiring pergantian kepemimpin, keberadaan lokasi P2ID pun ikut meredup. Bahkan, sejak dua gubernur terakhir lokasi ini tak pernah lagi digunakan, bahkan dibiarkan menghutan. Banyak fasilitas yang dijarah oleh orang-orang tak berytanggung jawab.   Satu persatu bangunan yang dulu megah yang dibangun dari dana publik bernilai miliaran rupiah pun ambruk  di makan rayap. Pemerintah Provinsi selaku pemilik aset seolah menutup mata rapat-rapat.

Belum, cukup sampai di situ, lokasi P2ID pelan tapi pasti berubah fungsi. Ada yang memanfaatkan menjadi lokasi mesum. Setiap malam beberapa muda-muda kerap menjadikan lokasi ini sebagai lokasi esek-esek. Sejumlah oknum bahkan membangun gubuk-gubuk yang diduga sebagai lokasi mesum.

Tak hanya untuk lokasi esek-esek, sejumlah halaman parkir P2ID kini dijadikan lokasi penampungan pasir. Lokasi ini dicaplok begitu saja oleh oknum warga untuk kepentingan pribadi mereka. Nasib P2ID yang mengundang empatu sejumlah warga. “Sangat sayang aset yang dibangun dengan dana miliaran rupiah,  diabaikan pemerintah,”kata Tamrin, warga Kota Kendari.

Menurutnya, pemerintah seharusnya menjaga dan merawatnya dengan baik, sebab, keberadaan P2ID sangat memiliki arti bagi warga kota. “Saya berharap pemerintah  dapat kembali memanfaatkan lokasi P2ID untuk kepentingan publik,”harapnya.DEN

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Metro

To Top