Connect with us

Oknum Polisi di Kendari Gorok Leher Istrinya

Metro

Oknum Polisi di Kendari Gorok Leher Istrinya

 

KENDARI, SUARAKENDARI. Com- Seorang oknum polisi berinisial AS, menggorok leher istrinya Farida Susanti (28) hingga nyaris putus. Peristiwa tragis yang menimpa Farida terjadi saat ia tengah tidur pulas bersama anak perempuanya.

Oknum polisi berpangkat bintara itu bertugas di kepolisian daerah Sulawesi Tenggara pada bagian pelayanan markas.

Kepala bidang hubungan masyarakat (Kabid Humas) Polda Sultra, AKBP Sunarto membenarkan
Kejadian itu. Menurutnya, pelaku saat ini telah diamankan di sel tahanan polda Sultra.

Peristiwa itu terjadi di sebuah rumah kos di lorong Arindo Jalan D.I Panjaitan Kelurahan Wundudopi Kecamatan Baruga Kota Kendari, Kamis (27/3/2014) pukul 00.15 wita.

AS, kata Sunarto mengalami kelainan pada otaknya akibat kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) pada 2008 lalu, sehingga ia harus mengkosumsi obat, untuk mengurangi sakit pada otaknya. Sayangnya, Kabid Humas tidak mengetahui nama obat tersebut.

“Karena pada saat lakantas tersebut, pelaku mengalami benturan pada otak, setelah pelaku melepas obat yang dikonsumsinya sekitar sebulan lalu, maka terjadilan kejadian seperti ini (gorok istrinya). Itu hanya dugaan sementara,” ungkapnya.

Akibat perbuatan AS, istrinya mengalami luka sobek pada bagian leher depan setelah digorok dengan menggunakan parang tumpul.
“Pelaku sekarang telah diamankan sel tahanan Polda, untuk sanksinya kami belum bisa memastikannya, karena kami harus menunggu hasil diagnosanya, apakah dia benar-benar kelainan atau tidak,” ujarnya.

Terkait peristiwa penggorokan, Nur Alamsyah, tetangga korban juga membenarkan. Kata Alamsyah saat kejadian kamis malam itu ia berada di dalam kamar kostnya, namun sekitar pukul 00.15 ia kaget karena pintu kamarnya digedor-gedor, ketika pint kamar dibuka rupanya Farida yang sudah dalam kondisi bersimbah darah.

Farida saat itu sudah tidak bisa berkata-kata, namun ia menunjuk-nunjuk kearah kamarnya. Dan ketika mendapat isyarat itu, Alamsyah segera bergegas ke kamar Farida. Di dalam kamar, Alamsyah melihat ruangan berantakan dan penuh darah. AS menurut Alamsyah pasca menggorok tampak tengah termenung di sudut kamar.

“ Saya ke kamar dan lihat berantakan darah berceceran. Suaminya Agus saya lihat duduk termenung seperti orang yang kehilangan ingatan ditemani anaknya,”

Kini, farida masih mendapat perawatan di ruangan ICU rumah sakit Bahteramas Kendari. Petugas rumah sakit belum mengizinkan wartawan untuk memotret atau meminta keterangan dari korban kekerasan rumah tangga tersebut.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Metro

To Top