Connect with us

Oknum Polisi dan Dishut Terlibat Ilegal Logging Disel di Polres Konawe

Uncategorized

Oknum Polisi dan Dishut Terlibat Ilegal Logging Disel di Polres Konawe

KONAWE.SUARAKENDARI.COM- Proses penanganan kasus ilegal loging di Kabupaten Konawe Utara (Konut), terkait adanya dugaan keterlibatan oknum Polri dan Pegawai lingkup Dinas Kehutanan Konut, hingga saat ini masih dalam proses pemeriksaan intensif di Mapolresta Konawe.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolres Konawe AKBP Dr Barito Mulyo Retmono, saat di temui awak media, di ruang kerjanya mengatakan, kedua pelaku sudah diamankan dan sampai saat ini terus melakukan pemerikasaan intensif.

“Proses hukumnya sudah sesuai prosedur, sampai saat ini sudah di lakukan penahanan, ya sejak di tetapkan jadi tersangka langsung kita tahan, tidak ada yang diistimewakan atau perlakuan khusus. Sejak dari awal kita komitmen bahwa tidak ada perlakukan khusus kepada siapapun apabila terkait dengan pelanggaran tindak pidana”” ujar Barito

Seperti diketahui para tersangka yakni oknum polisi berinisial F berpangkat Brigadir Kepala (Bripka) yang bertugas di Polsek Asera Kabupaten Konawe Utara, diketahui sebagai pemilik kayu, sedangkan oknum pegawai dinas kehutanan berinisial NS menjabat sebagai kepala UPTD disalah satu kecamatan di Konut yang bertugas menerbitkan dokumen surat keterangan terdaftar pengelohan kayu tersebut.

“Kalau si oknum polisi berperan sebagai pengolah kayu dan dia sudah mengakui atas perbuatanya, kemudian kalau oknum dinas kehutanan sebagai penerbit SK- SKT,” ujar Barito

Keterlibatan dua oknum tersebut setelah hasil pemerikasaan isi dokumen, yang menunjukan salah satu wilayah di konawe Utara, kemudian aparat melakukan tinjauan di lapangan ternyata di daerah tersebut tidak ada kayu atau bekas aktivitas pengolahan kayu, sehingga menguatkan dugaan bahwa kayu- kayu tersebut diambil dari kawasan Hutan Produksi terbatas.

“Kronologis, pada saat kita tangkap ada sejumlah kayu di atas truck puso, setelah dicegat dijalan, supir truk mampu menunjukan dokumen surat – surat lengkap, kami tidak serta merta mempercayai, kemudian kami melakukan lacak balak, ternyat benar bahwa kayu tersebut di ambil dari areal hutan lindung, dan dokumen itu tidak benar”

Lanjut Kapolres yang pernah kuliah di UGM tersebut, menegaskan, tentang keterlibatan salah seorang anak buahnya, Polri akan mengambil tindakan sesuai prosedur yang berlaku, “Setelah ada keputusan tetap baru nanti akan kita proses sesuai prosedur internal di kepolisian, nanti kita lihat dulu, sanksi hukumnya seperti apa karena untuk menjatuhi hukuman terhadap Anggota di kepolisian harus melalui prosedur,” Tegas barito.(MAN)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top