Connect with us

Oknum PNS Konut Diduga Jadi Bandar Narkoba.

Uncategorized

Oknum PNS Konut Diduga Jadi Bandar Narkoba.

 

KONAWE, SUARAKENDARI.COM – Jajaran kepolisian Polres Konawe, Minggu (30/3), menangkap oknum Pegawai negeri sipil (PNS) dan Pegawai Harian Lepas (PHL) lingkup Pemerintahan Kabupaten Konawe Utara, karena diduga sebagai Bandar Narkoba.

Saat dikonfirmasi sejumlah awak media, terkait penangkapan tersebut, Selasa (01/4), , Kasat Narkoba Polres Konawe AKP Lilik Mustoyo, melalui Kanit I IDIK Narkoba, Bripka Hamdani, SH mengatakan, Operasi tersebut merupakan pengembangan dan salah seoarang tersangka merupakan target, penangkapan ini di lakukan pada dua Daerah berbeda, yakni Konawe Utara dan Kota Kendari.

” Salah satu tersangka yang merupakan Oknum PNS tersebut, merupakan target utama dalam operasi ini, dan pengungkapan Kasus ini merupakan kali pertama di Konawe Utara, yang kami tangani, Ujar Hamdani.

Kronologis Penangkapan ini bermula dari penyamaran aparat kepolisian yang menyamar sebagai seorang pembeli, kemudian berhasil menangkap Ronal (28) bersama barang buktinya 1 gram paket shabu, minggu (30/3) pagi lalu, di salah satu rumah kost, di Kecamatan Asera, Konawe Utara, Ronal yang diketahui bertatus sebagai PHL di lingkup Pemerintahan daerah Konut, mengaku di perintahkan oleh atasannya yakni Sri Rahayu alias Niken (38), yang mengaku sebagai Sekretaris Bagian Perlengkapan, Pemda Konut, untuk diantarkan kepada pemesan yang belakangan diketahui aparat yang menyamar sebagai pemesan.

Dari pengakuan Ronal, Aparat kemudian memburu Niken yang diduga sebagai pengedar, dan berhasil di bekuk di jalan Gersamata, Kelurahan Mataiwoi, kecamatan wuawua, Kota Kendari, polisi terus melakukan identifikasi dan pengembangan, dari pengakuan Niken barang haram tersebut di beli dari sesorang pria, sehingga tak lama kemudian Polisi bergerak dan berhasil meringkus Andi Umar (36), di Jalan wayong, kota Kendari, berdasarkan hasil pemeriksaan diketahui sebagi pemilik salah satu hotel di Kendari.

lebih lanjut Hamdani mengatakan, dari pemerikasaan tes Urine Ronal terbukti Negatif sebagi pengguna narkoba, Sementara Niken dan Andi Umar Positif Pengguna narkoba. Kasus ini akan terus kami kembangkan, pihaknya saat ini telah menerima beberapa laporan, dan kini masih dalam penyidikan lebih lanjut dilapangan, Katanya.

Dari tangan para tersangka Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang-bukti, diantaranya narkoba jenis shabu seberat 0,40 gram, tujuh lembar kaca pirex, uang tunai Rp 260 ribu, satu buah alat hisap shabu (Bong-red). dua buah blackberry dan satu buah HP samsung.

Unutk mempertanggung jawabkan perbuatanya, Para tersangka di jerat dengan pasal 114, 112, 132, KUHP tentang penyalah gunaaan obat terlarang, dengan ancaman hukuman maksimal 12 Tahun Penjara. (MAN)

 

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top