Connect with us

Oknum Petugas Rutan Kendari Diduga Terlibat Curanmor

Metro

Oknum Petugas Rutan Kendari Diduga Terlibat Curanmor

 

KENDARI, SUARAKENDARI. Com- Seorang oknum pegawai rumah tahanan (Rutan) Kendari diduga terlibat dalam kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Kepala satuan Reserse dan Kriminal Polres Kendari, AKP Agung Basuki menyatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap adanya indikasi keterlibatan oknum pegawai rutan dalam perkara pencurian motor di kota Kendari.
Menurutnya, keterlibatan oknum pegawai rutan tersebut terungkap berdasarkan hasil pemeriksaan para tersangka curanmor yang berhasil dibekuk polres Kendari, akhir minggu lalu.
“ Jadi waktu kita melakukan penggerebekan di rumah kos tempat mereka tinggal, kita menemukan satu lembar KTP yang ditunjukkan oleh ibu kos yang membukakan kos adalah salah satu oknum pegawai rutan. Tapi sejauhmana keterlibatan kami masih melakukan pengembangan,” ungkapnya.
Keterlibatan oknum pegawai rutan Kendari, kata Agung juga dibuktikan dengan beberapa kali oknum tersebut menerima uang dari hasil pencurian motor oleh beberapa tersangka resedivis curanmor.
“ kalau inisial nanti karena masih dalam penyelidikan, nanti akan kita umumkan ke media setelah pemeriksaan terhadap oknum pegawai rutan,” lanjutnya.
Sebelumnya, akhir minggu lalu kepolisian resort (Polres) Kota Kendari menangkap lima komplotan residivis pelaku pencurian motor (curanmor). Lima tersangka dan 12 unit motor barang bukti pencurian berhasil diamankan polisi di lokasi berbeda.
“ Pertama di sekitaran jalan MT Harono, Kota Kendari, Sultra, dengan barang bukti satu unit sepeda motor. Kami menangkap satu tersangka dengan inisial Salman (resedivis), berdasarkan dari keterangannya kami melakukan pengejaran terhadap lima tersangka lain, Laniatin, Yusran, Dadang , Ashar dan Mahrun,” katanya.

Hasil pengembangan dari keterangan dua tersangka lanjut Agung, polisi kemudian berkoordinasi dengan Kepolisian Sektor (Polsek) Tinanggea, Konawe Selatan, Sultra, untuk mengamankan Yuli tersangka penadah. “ Dalam penangkapan di rumah Yuli , kami berhasil mengamankan 10 unit sepeda motor berbagai jenis hasil curian tersangka dan komplotannya,” tukasnya.

“ Barang Bukti yang berhasil diamankan oleh polisi yakni dua buah kunci leter `T`, satu unit mobil avansa dengan plat nomor `DT 1281 DB` yang digunakan untuk mengangkut hasil curian dan 12 unit sepeda motor hasil curian,” terang Agung.

Kasat Reskrim Polres Kendari menambahkan, modus operandi pelaku terbilang baru untuk kasus curanmor di Sultra dengan mengangkut hasil curiannya menggunakan mobil.

“Mereka mendatangi rumah yang terdapat motor terparkir di luar rumah kemudian merusak kunci motor dengan menggunakan kunci leter `T` dan memasukkan kedalam mobil,” ujarnya

Lima tersangka dijerat pasal 363 KUHP, dengan ancaman tujuh tahun kurungan penjara dan pasal 480 KUHP ancaman empat tahun penjara terhadap tersangka Yuli sebagai penadah.(KIKI)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Metro

To Top