Connect with us

Nominal Dana Reklamasi Perusda Dinilai Tidak Wajar

Uncategorized

Nominal Dana Reklamasi Perusda Dinilai Tidak Wajar

 KOLAKA, SUARAKENDARI.COM- Besarnya biaya reklamasi yang harus dipersiapkan oleh PD.Aneka Usaha, Kolaka, Sulawesi Tenggara dianggap tidak wajar oleh Dinas Pertambangan dan Energi Kolaka. Hal ini diungkapkan langsung oleh Kepala Distamben Kolaka, Drs. H. Andi Sastra. Menurutnya jumlah jaminan reklamsi yang telah ditetapkan dalam peraturan daerah, yaitu sebesar Rp.75 juta perhektar sudah melalui perhitungan tehnis. Sehingga nominal yang dibuthkan Prusda Kolaka sebesar Rp.12 Milyar per 30 Hektar terlalu besar.

 “Kalau saya menganggap tidak wajar angka itu. Dalam perda itu kan sudah diatur sebesar Rp.75 juta. Angka ini memang telah lama digodok dan pastinya sudah dalam hitungan-hitungan tehnis. Jadi angka inilah yang kita anggap wajar. Kalau saya ditanya masalah angka dari Prusda itu saya rasa tidak wajar, itu terlalu besar,” katanya, Senin (10/02/2014).

 Namun dirinya pun mengakui untuk masalah jaminan reklamasi pihak lain tidak punya wewenang untuk mencapuri urusan itu. “ Yang jelasnya masalah jaminan reklamasi itu urusan perusahaan masing-masing. Dan yang perlu saya tekankan yang tertera diperda itu sudah dalam hitungan tehnis yaitu Rp.75 juta per hektar,” tegasnya.

 Dia juga menambahkan sebenarnya masalah reklamasi itu harus dipahami betul oleh perusahaan-perusahaan tambang. “Misalnya mereka memiliki lokasi 50 hektar. Kebetulan yang baru di olah 10 Hektar dan sudah selasai. Nah untuk untuk memulai di titik berikutnya, lokasi yang telah diolah itu harus direklamasi dulu. Jadi kalau dipahami setelah diolah seluruh baru di reklamasi, itu yang salah,” tambahnya.

 Seperti yang diberitakan sebelumnya sesuai dalam rancangan Reklamasi lokasi Prusda Kolaka dibutuhkan Rp.89 Milyar. Hal itu terbagi dalam 7 tahapan. Tahapan pertama semestinya dilakukan tahun 2013 lau seluas 30 hektar. Begitupun dengan tahun-tahun berikutnya hingga tahun2017 seluas 27 hektar. Prusda Kolaka sendiri memiliki 340 hektar lokasi pertambangan, hingga saat ini telah diolah 207 hektar. Luasan yang telah diolah inilah seharusnya direklamasi tahun 2013 lalu. ABDI

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top