Connect with us

Negatif Mers, 3 Warga Sultra Dipulangkan dari RS Bahteramas

Metro

Negatif Mers, 3 Warga Sultra Dipulangkan dari RS Bahteramas

 

KENDARI, SUARAKENDARI.COM- Tiga warga Sulawesi Tenggara yang diduga terjangkit virus Mers Cov, akhirnya dipulangkan dari rumah sakit Bahteramas Sultra. Ketiga pasien yang dirawat intensif di rumah sakit milik Pemda Sultra itu dinyatakan negatif Mers Cov, sesuai hasil laboratorium Departemen Kesehatan di Jakarta.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara, dr. Asrum Tombili mengatakan, hasil pemeriksaan sample darah dan cairan tenggorakan dari Laboratorium Departemen Kesehatan dinyatakan negatif virus Mers.

“ Kami terima pesan singkat (sms) sekitar pukul 12 Wita Kemarin dari Laboratorium Departemen Kesehatan RI, tiga orang itu tidak kena virus Mer. Jadi tiga orang pasien tersebut keluar dari RS Bahteramas, tempat mereka dirawat,” jelas Asrum dihubungi, Selasa ( 13/5/2014).

Menurutnya, hasil Laboratorium menunjukkan dua orang diantaranya mengalami gangguan kesehatan batuk dan demam biasa. Sementara satu orang lagi menderita penyakit Tuberculosis (TBC).

“ Karena 3 orang itu baru pulang dari menunaikan ibadah umrah, lalu mereka mengalami gangguan kesehatan seperti gejala terserang virus Mers. Antisipasinya mereka harus dirawat intensif untuk menghindari penularan ke orang lain, tapi syukur mereka negatif,” ungkapnya.

Lebih lanjut dr. Asrum Tombili mengatakan, pihaknya akan tetap memantau para jamaah sepulangnya dari umroh hingga dua pekan. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi jamaah selepas dari menjalankan ibadah umrah.

“ Setelah mereka tiba di tanah air dari ibadah umrah, kami akan tetap pantau kesehatannya. Kami akan bekerjasama dengan rumah sakit pelabuhan dan rumah sakit lainnya di Sultra,” terangnya.

Karena hingga kini belum ada vaksin Mers Cov, lanjut Asrum, pihaknya hanya menghimbau para jamaah yang akan melaksanakan umrah selalu menjaga kondisi tubuhnya. Seperti menghindari tempat umum, selalu cuci tangan dan jangan sering mengusap hidung serta selalu memakai masker.

“ Kami menghimbau para jamaah yang menjalankan ibadah umrah untuk tetap menjaga kesehatannya selama sana, karena masa inkubasi virus Mers berproses di tubuh selama 5 hingga 14 hari.

Sebelumnya diberitakan, sepasang suami istri dari Kabupaten Kolaka Utara dan satu orang warga Kendari harus mendapat perawatan intensif di kamar 8 ruangan Asoka rumah sakit Bahteramas Sultra.

Mereka mendapatkan perawatan intensif selama lima hari di RS Bahteramas, karena terserang batuk, demam dan panas sepulangannya dari melakukan ibadah umrah. KIKI

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Metro

To Top